Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
2
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
14 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
3
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
Internasional
23 jam yang lalu
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
4
Gunakan Pasal 'Karet' UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
Politik
10 jam yang lalu
Gunakan Pasal Karet UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
5
Aksi Solidaritas Kematian George Floyd Berujung Ricuh Hampir ke Seluruh Amerika
Peristiwa
23 jam yang lalu
Aksi Solidaritas Kematian George Floyd Berujung Ricuh Hampir ke Seluruh Amerika
6
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
14 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Loading...
Home  /   Berita  /   Pemerintahan
Jelang Asian Games 2018

Target 10 Besar Asian Games 2018, Satlak Prima: Realistis dan Masih Ada Waktu

Target 10 Besar Asian Games 2018, Satlak Prima: Realistis dan Masih Ada Waktu
Salah satu acara Road Show pengenalan logo Asian Games 2018 beberapa waktu yang lalu. (net)
Jum'at, 25 Maret 2016 18:57 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Komandan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) Ahmad Sutjipto siap menjawab target 10 besar Asian Games 2018 yang dibebankan pemerintah.

"Satlak Prima itu hadir untuk bisa memenuhi target tersebut. Realiatis kok, kalau kontingen Indonesia masuk dalam peringkat 10 besar apalagi masih punya waktu 3 tahun lagi," kata Ahmad Sutjipto di Jakarta, kemarin.

Untuk bisa menembus target itu, kata Ahmad Sutijpto, Satlak Prima telah merangcang program latihan dengan melibatkan High Performance Programme (Hipop) dan Sport Science (SC).

"Lewat Hipop, Satlak Prima telah mengetahui secara detail defisit performa para atlet yang tergabung di skuad Satlak Prima. Dan, Satlak Prima bersama-sama induk-induk organisasi (PB/PP) juga telah menyusun program latihan yang bisa mengatasinya defisit performa para atlet tersebut. Kemudian, Sport Science pun telah merekayasa program latihan yang mampu menjadikan prestasi atlet jauh lebih baik lagi," jelasnya.

"Kehadiran Hipop dan Sport Science telah dipahami seluruh induk-induk organisasi (PB/PP). Bahkan, Satlak Prima dan PB/PP pun sepakat menjalankannya demi memenuhi target pemerintah," tambahnya.

Kehadiran Satlak Prima di bawah kepemimpinan mantan Kepala Staf Angkatan Laut ini jauh berbeda dari sebelumnya. Bukan hanya menyempurnakan program latihan atlet tetapi dalam masalah keuangan juga menganut transparansi dan akuntabilitas yang tinggi. Tujuannya, dana yang dikeluarkan melalui APBN itu bisa dipergunakan secara tepat guna dan sasaran.

"Melalui pengelolaan dana yang transparan dan akuntabilitas yang tinggi, saya yakin pemerintah dan DPR-RI akan memenuhi seluruh kebutuhan yang diajukan Satlak Prima," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menargetkan Indonesia masuk peringkat 5-10 di Asian Games 2018. Untuk itu, Indonesia harus merebut 10 hingga 18 medali emas pada pesta olahraga negara-negara Asia yang digelar di Jakarta dan Palembang. (*/dnl)


Loading...
www www