Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
"Bicara Buku bareng Wakil Rakyat", Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
Politik
11 jam yang lalu
Bicara Buku bareng Wakil Rakyat, Dede Yusuf Soroti Isu Kesejahteraan PMI
2
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
Politik
11 jam yang lalu
PMN Gelontorkan Dana ke Jiwasraya, Fraksi PKS Sebut Menkeu Sakiti Rakyat
3
Syarief Hasan: Saya Bangga Santri Sudah Paham 4 Pilar MPR
Politik
10 jam yang lalu
Syarief Hasan: Saya Bangga Santri Sudah Paham 4 Pilar MPR
4
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
Politik
12 jam yang lalu
Tindaklanjuti Aspirasi 21 Gubernur, DPD RI Gelar FGD Dana Bagi Hasil Sawit
5
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
Politik
10 jam yang lalu
Ngobras Bareng Pecinta Satwa, Ketua MPR Dorong Penangkaran dan Pelestarian Satwa
6
Pimpinan MPR: Jangan Anggap Remeh Kaum Perempuan
Politik
11 jam yang lalu
Pimpinan MPR: Jangan Anggap Remeh Kaum Perempuan
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Peserta BPJS di Limapuluh Kota Masih Rendah

Irfendi : Kita Inginkan Seluruh Masyarakat Kita Masuk BPJS !

Irfendi : Kita Inginkan Seluruh Masyarakat Kita Masuk BPJS !
Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi dan Wakil Bupati Ferizal Ridwan sedang melakukan audensi dengan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Payakumbuh Dahidin didampingi Kepala Layanan Operasional Kabupaten Lima Puluh Kota Ina Mutia Farina .(f/humas)
Rabu, 16 Maret 2016 22:06 WIB
Penulis: Trinanda

LIMAPULUH KOTA- Jumlah peserta program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Kabupaten Lima Puluh Kota baru berkisar 55,56% dari total jumlah penduduk di daerah ini. Angka itu jauh di bawah Kabupaten Tanah Datar yang mencapai 62,54% dan Kota Payakumbuh yang tidak kurang dari 85,65%.

Bupati Lima Puluh Kota Ir. Irfendi Arbi, MP dan Wakil Bupati Ferizal Ridwan, S.Sos berharap adanya peningkatan cakupan peserta BPJS tersebut. Menindak lanjuti harapan itu, Bupati akan membicarakannya dalam forum khusus dengan mengundang pihak BPJS, Dinas Kesehatan dalam rapat dengan DPRD.

 Tak hanya kalangan PNS ataupun TNI/Polri, bupati ingin peserta BPJS itu mencakup masyarakat yang bekerja sektor non formal seperti karyawan perusahaan, pekerja toko, restoran dan lainnya.

  “Kita inginkan seluruh  masyarakat kita juga masuk BPJS kesehatan. Sehingga ketika sakit, mereka tidak harus merasa ketakutan lagi membayar mahal,” tutur Bupati.

Sebelumnya Kepala BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh Dahidin didampingi Kepala Layanan Operasional Kabupaten Lima Puluh Kota Ina Mutia Farina mengatakan, yang didaftarkan oleh Pemda (Jamkesda) saat ini baru sebanyak 19.545 jiwa atau 5% dari total penduduk. Sedangkan total peserta BPJS di daerah ini sampai Bulan Pebruari lalu sebanyak 203.555 orang.

Menjawab pertanyaan bupati tentang jaminan kesehatan  pejabat negara, Dahidin menyebut, pihaknya segera menindaklanjuti dan mencetakkan kartu bagi Bupati dan Wakil Bupati serta anggota keluarganya.

Lebih lanjut dikatakan, BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh memiliki 3 wilayah yang masing-masing kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Payakumbuh dan Kabupaten Tanah Datar. Dikatakan, setiap peserta mendapatkan kartu. Kartu tersebut antara lain berupa Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang merupakan kartu identitas peserta BPJS Kesehatan.

Sedangkan untuk tahap sekarang, KIS dicetak khusus untuk Jamkesmas (menggantikan kartu Jamkesmas yang lama). Tahap berikutnya BPJS akan mencetak kartu KIS utk peserta Jamkesda.

“Sementara belum dicetak KIS, kartu lama (Askes, Jamkesda,Jamkesmas, Kartu BPJS, e-id) masih berlaku dan dapat terus digunakan oleh peserta,” jelas Dahidin.***

Editor:M.Siebert
Kategori:Limapuluh Kota, GoNews Group, Umum

wwwwww