Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Alhamdulilah, dari 25 Orang Pasien Positif Covid -19 di Padang Panjang, 21 Orang Dinyatakan Sembuh
Lingkungan
16 jam yang lalu
Alhamdulilah, dari 25 Orang Pasien Positif Covid -19 di Padang Panjang, 21 Orang Dinyatakan Sembuh
2
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
GoNews Group
23 jam yang lalu
Alih-Alih Tekan Resiko Covid-19, Anjuran Penggunaan Vitamin C Massal bisa Untungkan Korporasi
3
Perlindungan ABK Perikanan Lemah, KLC Desak Pemerintah Lakukan Ini...
GoNews Group
2 jam yang lalu
Perlindungan ABK Perikanan Lemah, KLC Desak Pemerintah Lakukan Ini...
4
Satgas Covid-19 DPR Tegaskan Pentingnya Satu Panduan Protokol Kesehatan Masuki 'New Normal'
GoNews Group
1 jam yang lalu
Satgas Covid-19 DPR Tegaskan Pentingnya Satu Panduan Protokol Kesehatan Masuki New Normal
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Dihalangi Wawancara Kajati Sumbar, Wartawan di Solok Selatan Lancarkan Protes

Dihalangi Wawancara Kajati Sumbar, Wartawan di Solok Selatan Lancarkan Protes
Kajati Sumbar dalam acara coffe morning di DPRD Sumbar awal bulan ini.
Senin, 14 Maret 2016 09:37 WIB

SOLOK SELATAN - Kun­jungan kerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Barat (Sum­bar) ke Kejaksaan Negeri Pa­dang Aro Solok Selatan (Sol­sel) pada Jumat, (11/3/2016) disambut Sekda Solsel, Yulian Efi beserta jajaran dan Kajari Padang Aro, E Nurhidayat dengan kesenian khas daerah setempat. Usai acara penyambutan rom­bo­ngan Kejati langsung dibawa ke ruang Kejari.

Namun, ketika awak media menunggu di kantor tersebut untuk menantikan acara inter­nal Kejati, guna me­wa­wan­carai, tetapi awak media dite­mui oleh tim pengamanan yakni, Serka Cpm. A Syafrudin yang merupakan pengawal Kejati saat ke Solsel me­nye­butkan atas perintah Kejati belum bisa diwawancara saat ini.”Mohon maaf rekan-rekan wartawan, ini perintah. Kun­jungan Kejati ke Solsel ini adalah kunjungan kerja dan bersifat intern tidak usah di­liput,” katanya.

Mendengar hal tersebut, sejumlah awak media langsung menyebutkan jika awak media tidak akan mengganggu acara internal Kejati, tapi izinkan sedikit waktu untuk bisa ber­temu. “Kami memaklumi jika kunjungan Kejati ini bersifat intern dan kami pun punya etika. Tapi, sebelum acara internal dimulai kami minta waktu sekitar satu menit saja,” kata seorang wartawan.

Sementara, Dewan Pena­sehat PWI Solsel, Hendrivon yang ikut meliput me­nye­but­kan, seharusnya Kejati tidak perlu menghalangi wartawan karena merupakan ke­sempatan pula bagi wartawan daerah me­wa­wancara Kejati dan la­gian wa­rtawan tidak pula ingin me­ngetahui agenda internal Kejati. “Kami hanya meminta se­dikit waktu untuk me­na­nyakan sepu­tar permasalahan hukum di Solsel, tidak mun­g­kin pula kami bertanya terkait agen­da internal Kajati,” te­gasnya.

Namun, pihak pengamanan tidak juga mengizinkan. “Nanti saja ada waktunya Kajati akan jemput bola ke beberapa media tetapi sekarang belum bisa,” jawab tim pengamanan. Sejum­lah wartawan kecewa atas pe­rintah yang dikeluarkan itu. Me­nang­gapi hal itu, war­tawan gelar gan­tung kartu tanda pengenal di pa­gar depan kantor kejaksaan ne­geri Padang Aro di Solsel. (***)

Editor : Calva
Sumber : Solselkab.go.id
Kategori : Peristiwa, GoNews Group, Solok Selatan

Loading...
www www