Loading...
Home >  Berita >  Politik

Lantik Pengurus DPW PAN Riau, Zulkifli Hasan : Kedaulatan Rakyat Bergeser ke Sponsor

Lantik Pengurus DPW PAN Riau, Zulkifli Hasan : Kedaulatan Rakyat Bergeser ke Sponsor
Zulkifli Hasan menyerahkan bendera kepada Ketua DPW PAN Riau Irwan Nasir saat pelantikan pengurus di Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru. (foto;donald).
Rabu, 02 Maret 2016 13:37 WIB
Penulis: Satria Donald
PEKANBARU- Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan mengatakan, Partai Amanat Nasional (PAN) adalah partai yang lahir dari perjuangan reformasi tahun 1998 lalu. Sebagai partai anak kandung era reformasi, PAN cukup besar memberi kontribusi untuk kemajuan pembangunan Indonesia dalam kurun 17 tahun terakhir.

Kendati demikian, dari sederet kemajuan yang sudah dicapai pemerintah Indonesia selama era reformasi, namun masih saja ditemukan kesenjangan sosial di masyarakat. Kondisi ini tidak terlepas dari sistem demokrasi, dimana kedaulatan yang seharusnya berada di tangan rakyat, tapi saat pelaksanaan pemilihan kepada daerah dan anggota legislatif berubah arah.

"Ini akibat biaya untuk jadi bupati/walikota, gubernur dan anggota dewan sangat besar. Sehingga, kedaulatan rakyat bergeser menjadi kedaulatan sponsor," kata Zulkifli, saat memberikan sambutan, usai melantik pengurus DPW PAN Provinsi Riau di Hotel Mutiara Merdeka, Pekanbaru, Rabu (2/3/2016).

Tampak hadir mendampingi Zulkifli, Sekjend DPP PAN Eddy Soeparno, Wakil Ketua Asman Abnur serta sejumlah anggot DPR RI dari PAN seperti Jon Erizal, Bakrie, Primus Yustisio dan lainnya.

Dampak dari bergesernya kedaulatan rakyat ke sponsor, lanjut mantan Menteri Kehutanan RI di era SBY ini, lahan-lahan masyarakat sebagian besar dikuasai oleh penguasa yang notabene-nya adalah sponsor-sponsor kepala daerah saat pilkada.

"Saya sering ke desa-desa menemui rakyat, mereka banyak mengeluh karena lahan miliknya sudah dijual ke pengusaha karena sulitnya ekonomi. Meski sekarang mereka masih kerja di kebun itu, tapi tidak lagi miliknya, melain milik pengusaha. Sekarang, banyak orang desa tak punya lahan lagi," cerita Zulkifli.

Ia menekankan kepada ribuan kader PAN Riau yang memenuhi Ballroom Mutiara Merdeka Hotel agar bersama-sama berjuang dengan PAN untuk mengembalikan cita-cita pendiri bangsa ini."Berdaulat, adil dan makmur. Ini cita-cita Bung Karno. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia itu juga menjadi tugas PAN untuk mewujudkannya. Sekarang, nilai-nilai itu bergeser," tegas Zulkifli.

"Saya minta semua kader PAN yang sudah memilih politik sebagai jalan perjuangan bersatu padu mewujudkan cita-cita pendiri bangsa ini. Korupsi tentu musuh utama kita, tapi musuh kita yang lebih besar lahirnya kebijakan dari bupati/walikota, gubernur dan anggota dewan yang merugikan rakyat. Ini yang sangat berbahaya lagi, menjadi tugas kita untuk mengawasinya," papar Zulkifli.

Ketua DPW PAN Riau yang baru dilantik Irwan Nasir mengajak seluruh kader rapatkan barisan untuk mensukseskan sejumlah agenda-agenda partai, 5 tahun ke depan.

"Kita punya kader-kader yang berkualitas, tak ada alasan lagi PAN Riau ini tak besar. Kita harus menjadi partai leader di Riau. Kita harus menang di Pilkada Pekanbaru dan Kampar tahun 2017 nanti, begitu juga di Pilkada Inhil dan Pilgubri tahun 2018, termasuk pemilu legislatif di tahun 2019," tegas Bupati Kepulauan Meranti ini, disambut teriakan dan tepuk tangan ribuan undangan yang hadir.

Plt Gubri diwaliki Asisten I Pemprov Riau Kasiaruddin mengajak seluruh partai politik di Riau termasuk PAN agar bersama-sama bersinergi membangun Riau. "Kita sadari, peran serta partai politik sangat besar dalam mengisi pembangunan. Bahkan, hampir semua kepala daerah di Indoensia berasal dari kader-kader terbaik partai. Untuk itu, mari kita terus bersinergi membangun tanah Melayu ini agar semakin lebih baik lagi," pungkasnya.***

Kategori : Politik

Loading...
www www