Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
Nasional
21 jam yang lalu
NasDem akan Terus Perjuangkan RUU PKS
2
Tuntut Denny Siregar Diadili, Ribuan Massa Forum Mujahid Gelar Aksi Bela Santri
GoNews Group
10 jam yang lalu
Tuntut Denny Siregar Diadili, Ribuan Massa Forum Mujahid Gelar Aksi Bela Santri
3
Forum Mujahid Pastikan Denny Siregar Ketemu Batunya di Tasikmalaya
GoNews Group
10 jam yang lalu
Forum Mujahid Pastikan Denny Siregar Ketemu Batunya di Tasikmalaya
4
Menciptakan Data Kemiskinan yang Akurat Butuh Ketegasan Regulasi
GoNews Group
23 jam yang lalu
Menciptakan Data Kemiskinan yang Akurat Butuh Ketegasan Regulasi
5
Bahas RUU HIP, Try Sutrisno dan Purnawirawan TNI Akan Temui Pimpinan MPR Hari Ini
Politik
12 jam yang lalu
Bahas RUU HIP, Try Sutrisno dan Purnawirawan TNI Akan Temui Pimpinan MPR Hari Ini
6
Penumpang Garuda yang Tewas Telah Dinyatakan Negatif Covid-19 Sebelumnya
GoNews Group
12 jam yang lalu
Penumpang Garuda yang Tewas Telah Dinyatakan Negatif Covid-19 Sebelumnya
Loading...
Home  /   Berita  /   Pemerintahan

Kota Padang Kian Menawan, Mahyeldi - Emzalmi Wujudkan Impian Masyarakat

Kota Padang Kian Menawan, Mahyeldi - Emzalmi Wujudkan Impian Masyarakat
Wako Padang H. Mahyeldi dan Wawako H. Emzalmi akrab bersama warga Kota Padang dalam sebuah acara. (Humas)
Sabtu, 27 Februari 2016 06:32 WIB

PADANG - Pasangan Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo bersama Wakil Walikota, Emzalmi benar benar mewujudkan impian masyarakat Padang akan hadirnya kota yang bersih dan tertata. Berbagai terobosan tanpa kekerasan dilakukan dalam waktu singkat, sehingga membuat Padang dalam sekejap menjadi kian menawan. Keindahan yang selama ini tersembunyi kini mulai tersingkap (terkuak-red).

Buktinya, keindahan pantai Padang yang tertutup kios kios pedagang dan tenda tenda ceper, sekarang telah bisa dinikmati dengan bebas oleh masyarakat. Berkat pendekatan yang luar biasa dari walikota, pedagang yang selama ini berjualan di sana malah bersedia membongkar sendiri tempat mereka dan pindah ke tempat yang telah disediakan oleh Pemko Padang di LPC (Lapau Panjang Cimpago).

Kini tak ada lagi bangunan yang mengahalangi keindahan pantai Padang. Pengunjung bisa bermain pantai dan menikmati kuliner yang dijajakan pedagang di sana.
“Kita memiliki pemimpin kota yang luar biasa. Sekarang pengunjung menjadi ramai. Alhamdulillah, yang makan ke sini juga semakin ramai,” sebut Yeni (40), salah seorang pedagang makanan di Pantai Padang.

Dengan ramainya tingkat kunjungan, omzet pedagang juga menjadi meningkat. Perekonomian mereka menjadi semakin terangkat karena daya beli meningkat.
“Alhamdulillah untuk omset harian lumayan besar,”sebut Yeni.

Apresiasi yang sama juga dilontarkan sejumlah pedagang. Pembangunan kembali pasar pasca gempa dalam waktu dua tahun ternyata bukan sekedar isapan jempol belaka. Hal itu kini benar benar dibuktikan dengan hadirnya sejumlah bangunan baru di Pasar Raya dan pasar satelit.

Di Pasar Raya misalnya, kehadiran blok IV dan blok III, disambut haru oleh pedagang. Impian mereka untuk bisa menempati kios baru benar benar terwujud.

"Kami bersyukur Walikota menempati janji untuk membangun pasar kami kembali. Sekarang kami telah nyaman berjualan,”sebut Awal (40), Ketua pedagang ikan di Pasar Raya Padang.

Acungan jempol juga dilontarkan sejumlah masyarakat terhadap keberhasilan Walikota Padang dalam menata kawasan pasar Lubuk Buaya. Sejak pedagang dipindahkan ke lantai atas, kemacetan yang selalu mewarnai kawasan Lubuk Buaya, kini tidak terlihat lagi. Hal itu karena kendaraan yang biasanya parkir di badan jalan sudah parkir di dalam.

“Apa yang diperbuat Walikota Padang di Pasar Lubuk Buaya memang benar benar luar biasa. Besar harapan kita, Pemko juga melakukan hal yang sama di pasar pasar satelit lainnya, seperti Bandar Buat dan Pasar Pagi Parak Laweh yang juga selalu diwarnai kemacetan,” ujar Mardiana (45), warga Tabing Padang.

Sejalan dengan itu, pemerintah kota juga telah mampu mencairkan ketegangan antara pemilik tanah di sepanjang Bypass dengan Pemko. Sehingga, pengerjaan jalur II yang telah ditunggu-tunggu itu bisa terwujud. Walikota memberikan jaminan kepada warga bahwa tanah yang konsolidasinya belum tuntas tak akan dirugikan.

Pengamat kebijakan publik, Asrinaldi mengatakan, warga kota Padang patut memberi apresiasi kepada pemerintahan saat ini, karena telah berhasil membawa perobahan pada wajah kota jika dibandingkan dengan waktu sebelumnya. Dan keberhasilan ini menurutnya perlu dilanjutkan ke bidang bidang yang lain. Seperti pelayanan publik dan masalah transportasi.

“Jika kita berjujur-jujur, wajah Padang memang sudah berubah sekarang. Dan itu perlu dilajutkan pula pada bidang-bidang lain yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.

Jika pelayanan publik di tingkat kelurahan, kecamatan dan di dinas bisa dibenahi, ia yakin, akan banyak lagi apresiasi yang dilayangkan pada Walikota Padang periode ini.

“Sebagai warga yang baik, tentu kita harus memberikan dukungan penuh pada pemerintah kota agar benar benar membenahi semua bidang,” sebutnya.(*/Ch)


Jadi Etalase Pembangunan di Kota Padang, Sekdako: Padang Barat Harus Bebas Banjir

PADANG - Kecamatan Padang Barat sebagai etalase Kota Padang terutama dalam pembangunan infrastrukturnya karena mendapatkan prioritas tersendiri dari Pemko Padang. Terlebih pembangunan tersebut didasari usulan dari warga di tingkat kelurahan yang berkaitan dengan kebutuhan untuk mendukung pariwisata.

Sekretaris Daerah Kota Padang Nasir Ahmad, menyebutkan, prioritas pembangunan di Kecamatan Padang Barat memang diarahkan untuk mendukung pengembangan pariwisata. Untuk itu, lingkungan pemukiman dan pantai harus tertata dengan baik sehingga terlihat rapi, bebas banjir dan nyaman bagi setiap orang yang berkunjung di kecamatan ini.

"Selain penataan pantai dari Muaro Lasak sampai Muaro yang sudah kita dilakukan, penataan lingkungan pemukiman warga juga perlu diprioritaskan. Diantaranya perbaikan jalan dan pembenahan drainase. Hal ini dianggap krusial karena beberapa kawasan di Padang Barat masih sering kebanjiran akibat drainase tidak berfungsi dengan baik," kata Sekda usai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Padang Barat di Hotel Pangeran Beach, Jumat (26/2/2016).

Dalam Musrembang yang turut dihadiri lima orang anggota DPRD Kota Padang asal Dapil V, Muspika Padang Barat serta Tokoh Masyarakat ini, beberapa usulan pembangunan mengemuka dari sepuluh kelurahan. Usulan-usulan pembangunan yang dominan dari hasil rembuk warga dan tingkat kelurahan antara lain perbaikan jalan (betonisasi-red), pembenahan drainase serta kegiatan-kegiatan pengembangan ekonomi kemasyarakatan.

Dikatakan Camat Padang Barat Arfian, kondisi drainase di hampir seluruh kelurahan di Padang Barat masih terbilang belum maksimal, selain ada penyumbatan juga karena fisik drainase belum memadai menampung volume air terutama di musim penghujan.

"Kegiatan gotong royong untuk normalisasi drainase ini, sudah sering dilaksanakan. Namun untuk lebih maksimal diharapkan pada 2017 nanti melalui pengusulan warga akan dapat direalisasikan," kata Arfian. (DU/Yz)

Editor : Calva
Kategori : Pemerintahan, GoNews Group, Padang

Loading...
www www