Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PBNU Usul Tarik RUU HIP Ganti Jadi RUU BPIP
Politik
23 jam yang lalu
PBNU Usul Tarik RUU HIP Ganti Jadi RUU BPIP
2
Polisi Belum Pastikan Kapan Periksa Denny Siregar
GoNews Group
23 jam yang lalu
Polisi Belum Pastikan Kapan Periksa Denny Siregar
3
Citilink Gratiskan Rapid Test Untuk Calon Penumpang
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Citilink Gratiskan Rapid Test Untuk Calon Penumpang
4
Oprasi Lutut, Ketut Mahadewi: Takut Banget
GoNews Group
19 jam yang lalu
Oprasi Lutut, Ketut Mahadewi: Takut Banget
5
Cerita Akbar/Winny Soal Sulitnya Saling Adaptasi
GoNews Group
19 jam yang lalu
Cerita Akbar/Winny Soal Sulitnya Saling Adaptasi
6
Sebut Terlambat Persiapan, Zainudin Amali Bagi Tugas
GoNews Group
19 jam yang lalu
Sebut Terlambat Persiapan, Zainudin Amali Bagi Tugas
Loading...
Home  /   Berita  /   Pemerintahan

Percantik Kawasan Muaro Padang, 53 Kios PKL Dibongkar Sendiri Pemiliknya

Percantik Kawasan Muaro Padang, 53 Kios PKL Dibongkar Sendiri Pemiliknya
Anggota DPRD Padang ketika melihat kios pedagang yang dibongkar sendiri di Muaro. (Humas)
Kamis, 25 Februari 2016 05:38 WIB

PADANG - Usai melakukan pembongkaran kios PKL pedagang di Jalan Muaro - Berok Nipah atau di jalan sepanjang depan LP Muaro Padang, empat komisi DPRD Padang pada hari Rabu (24/2/2016) heraing dengan Sekdako Padang, SKPD dan perwakilan pedagang .

Ketua Komisi IV DPRD Padang Surya Jufri Bitel katakan, pertemuan itu guna membahas pasca pembongkaran lapak pedagang di depan LP Muaro dan tindak lanjut relokasi pedagang yang terimbas karena kios berdagangnya di bongkar Pemko.

53 kios PKL yang ada di depan LP Muaro Padang telah kita Bongkar, ‘’kata Seda Kota Padang Nasir Ahmad saat heraing dengan anggota Komisi I. II . III dan IV DPRD Padang di ruang sidang kantor DPRD Padang di jalan Sawahan.

Menurut Sekda, penataan kawasan Pantai Padang merupakan tindak lanjut yang telah kita dilakukan secara bertahap. Kita berharap nantinya tidak ada bangunan atau kios-kios di tepi pantai yang menghalanggi pemandangan pantai, ‘’ujar Sekda Nasir Ahmad.

Dijelaskan Sekda, penataan Pedagang Kaki Lima [PKL] di kawasan LP Muaro sebelum telah kita surati yakni dengan batas waktu 24 Pebruari 2016.

"Syukurlah masyarakat dan petugas penegak Perda saling berkerja sama membongkar kios-kios sehingga materialnya masih bisa dipergunakan warga kembali, ‘’ ungkap Sekda.

Kita tidak mengusir PKL yang ada di kawasan destinasi Pantai Padang ini. Kita hanya melakukan penataan pedagang lebih baik lagi, ‘’kata kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Padang Medi Iswandi.

Dia menjelaskan saaat ini pantai Padang telah 99 persen bersih dari pedagang. Dijelaskan Medi Iswandi lagi, pedagang yang tergusur tempat kiosnya akan mendapatkan Gerobak untuk tempat berjualan, nantinya gerobak tersebut di tempat sesuai lokasi berjualan yang telah diatur oleh dinas Pariwisata.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Padang Yulisman berujar jika lapak- lapak PKL di sepanjang pantai Padang di bongkar, kenapa area mainan anak- anak Taman Ria tidak di bongkar.

Kita minta Taman Ria tersebut harus dibongkar, apalagi izinnya juga tidak jelas, ‘’ ungkap ketua Fraksi Demokrat ini.

Di tempat yang sama Kordinatoor PKL Pantai Padang Afrizal BAC berujar, dalam merelokasi PKL di pantai Padang hendak pemko pro pedagang. Afrizal juga tidak menginginkan demi pariwisata, masyarakat sekitar Pantai menjerit karena tidak makan. Mesti pemko telah melakukan pembenahan di Lokasi Wisata Pantai Padang bahkan telah memberikan gerobak kepada PKL.

"Kita juga berharap agar pemko melakukan pemetaan tempat berdagang para PKL, ‘’kata Wakil Ketua DPRD Padang Muhidi. (tf/ys)

Editor : Calva
Kategori : Padang, Pemerintahan, Ekonomi

Loading...
www www