Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Peristiwa
11 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
2
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
11 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
3
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
Peristiwa
11 jam yang lalu
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
4
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
Politik
12 jam yang lalu
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
Loading...
Home  /   Berita  /   Pemerintahan

Benahi KWT, Pemko Padang Kembali Tertibkan Lapak Pedagang di Kawasan Muaro Padang

Benahi KWT, Pemko Padang Kembali Tertibkan Lapak Pedagang di Kawasan Muaro Padang
Petugas Pol PP Kota Padang dan tim gabungan di lokasi lapak yang dibongkar di Muaro Padang.
Kamis, 25 Februari 2016 11:28 WIB
Penulis: Calva
PADANG -Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) terus berbenah untuk mempercantik Pantai Padang sebagai kawasan wisata terpadu (KWT) Kota Padang. Pembenahan mulai dari pembongkaran lapak-lapak bangunan, hingga memfasilitasi para pedagang berjualan di kawasan objek wisata itu.

Pembongkaran lapak-lapak berikut bangunan dan rumah makan yang dimulai sejak tahun 2015, Kamis (25/2/2016) kembali dilakukan. Pembongkaran kali ini dilakukan di kawasan Pantai Muaro Padang. Pembongkaran bangunan di kawasan Muaro Padang dilakukan 200 personil gabungan.

Kepala Satpol PP Kota Padang, Firdaus Ilyas mengatakan personil gabungan yang terlibat pembongkan dari Satpol PP Kota Padang, Dinas Perhubungan Kota Padang, TNI/Polri.

"Seluruh bangunan yang ada disini nanti akan kita bongkar habis, karena tidak ada satu bangunan pun yang berdiri menghalangi pantai," ujar Firdaus Ilyas disela-sela pembongkaran, Kamis (25/2).

Pembongkaran yang dimulai sekitar pukul 09:00 WIB, tim gabungan mengerahkan satu unit alat berat berupa eskavator.

Pembongkaran yang dilaksanakan di kawasan Muaro Padang sebagai kelanjutan dari pembongkaran yang dilakukan sebelumnya di kawasan Muaro Lasak, Cimpago, Pujasera dan kawasan Samudera.

Selama permbongkaran, tidak ada perlawanan dari pemilik bangunan. Pembongakaran dilakukan karena telah melewati batas waktu yang diberikan Pemerintah Kota (Pemko) Padang.

Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Padang, Nasir Ahmad mengatakan, Pemko Padang memberi batas waktu pembongkaran bagi pemilik bangunan pada Selasa (23/2). "Jumlah bangunan yang dibongkar di kawasan ini sebayak 50 unit," kata Nasir Ahmad. (***)


Loading...
www www