Home  /  Berita  /  GoNews Group

Tingkatkan Perekonomian Petani Gambir, Mantan Wabup Bicarakan dengan Mantan Menteri

Tingkatkan Perekonomian Petani Gambir, Mantan Wabup Bicarakan dengan Mantan Menteri
Mantan Wabup Limapuluh Kota Asyirwan Yunus saat bertemu Adrinof Chaniago.
Senin, 22 Februari 2016 21:22 WIB
Penulis: Rino Chandra
LIMAPULUH KOTA - Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan Kabupaten yang memiliki areal perkebunan gambir terluas yaitu 14.572 ha dengan produksi 9.950 ton, produktivitas 724 kg/ha, melibatkan 7.052 KK.

Namun saat ini yang menjadi masalah bagi petani gambir adalah untuk pemasaran produknya agar mendapatkan hasil penjualan yang sesuai dengan keinginan.

Menanggapi hal itu, Mantan Wakil Bupati Limapuluh Kota Drs. Asyirwan Yunus lakukan pertemuan dengan mantan Menteri Bappenas Andrinof Caniago serta Menteri Perindustrian Saleh Husin. Pertemuan yang berlangsung di Jakarta beberapa hari lalu guna membahas potensi dan tindak lanjut pengembangan gambir di Kabupaten Limapuluh Kota. Tumbuhan perdu setengah merambat dengan percabangan memanjang dan mendatar tersebut merupakan produk perkebunan unggulan Kabupaten Limapuluh Kota.

Asyirwan Yunus mengaku, saat masih menjadi wakil Bupati Limapuluh Kota dan Andrinof Caniago menjadi Menteri Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bapenas), perkebunan serta produksi Gambir menjadi salah satu fokusnya untuk menjadikan Limapuluh Kota sentra pengolahan gambir dengan mendirikan pabrik.

"Hal ini sudah lama kita bahas dengan pak Andrinof, tapi karena yang bersangkutan tidak menjadi menteri dan saya sibuk dengan Pilkada, hal ini sempat terhenti. Menindak lanjuti hal itu, akhirnya saya diajak bertemu langsung dengan Menteri perindustrian oleh pak Andrinof." Ungkap Asyirwan kepada GoSumbar.com.

Selanjutnya, Asyirwan, dalam pertemuan dengan Menteri Perindustrian ia memaparkan potensi gambir tersebut. Sudah saat nya pemerintah pusat punya perhatian khusus terhadap masalah gambir dengan tidak lagi menjual ke luar negeri, tapi diolah di Limapuluh Kota untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

"Olahan tersebut antara lain untuk industri kosmetik, obat-obatan, tekstil, jamu dan industri lainnya." lanjut mantan Wakil Bupati itu.

Asyirwan menambahkan, dalam pertemuan tersebut Menteri Perindustrian berjanji akan mengumpulkan asosiasi industri pemakai bahan jadi Gambir dan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota serta Pemprov Sumatera Barat untuk membicarakan pembangunan pabrik di kabupaten Limapuluh Kota.

"Pak Saleh Husin sebagai menteri perindustrian saat ini sangat merespon baik akan potensi dan persoalan gambir serta pembangunan pabrik pengolahan gambir tersebut," pungkas Asyirwan. (***)

Editor:Calva
Kategori:Limapuluh Kota, GoNews Group, Ekonomi
wwwwww