Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PBNU Usul Tarik RUU HIP Ganti Jadi RUU BPIP
Politik
22 jam yang lalu
PBNU Usul Tarik RUU HIP Ganti Jadi RUU BPIP
2
Polisi Belum Pastikan Kapan Periksa Denny Siregar
GoNews Group
22 jam yang lalu
Polisi Belum Pastikan Kapan Periksa Denny Siregar
3
Citilink Gratiskan Rapid Test Untuk Calon Penumpang
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Citilink Gratiskan Rapid Test Untuk Calon Penumpang
4
Oprasi Lutut, Ketut Mahadewi: Takut Banget
GoNews Group
18 jam yang lalu
Oprasi Lutut, Ketut Mahadewi: Takut Banget
5
Cerita Akbar/Winny Soal Sulitnya Saling Adaptasi
GoNews Group
18 jam yang lalu
Cerita Akbar/Winny Soal Sulitnya Saling Adaptasi
6
Meski Pandemi, Himbara Pastikan KUR UMKM untuk Penyelamatan Ekonomi Nasional Berjalan Sesuai Target
Pemerintahan
18 jam yang lalu
Meski Pandemi, Himbara Pastikan KUR UMKM untuk Penyelamatan Ekonomi Nasional Berjalan Sesuai Target
Loading...
Home  /   Berita  /   Pendidikan

Tingkatkan Pemahaman Agama Sejak Dini, Walikota Terus Motivasi 'Pejuang Subuh'

Tingkatkan Pemahaman Agama Sejak Dini, Walikota Terus Motivasi Pejuang Subuh
Wako Padang H. Mahyeldi bersama pejuang subuh di Gurun Laweh Naggalo. (Humas)
Sabtu, 20 Februari 2016 07:38 WIB

PADANG - Upaya Pemko Padang menanamkan nilai agama dan moral kepada generasi penerus sejak usia dini terus dilakukan terus menerus. Bahkan kepada mereka diberi motivasi. Misalnya kepada para ‘Pejuang Subuh’ yang terus melaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid dan mushala tanpa terputus selama empat puluh hari terus dimotivasi Walikota Padang. Kebiasaan shalat subuh berjamaah ini diharapkan melekat dalam kehidupan masing-masing.

Jumat (19/2/2016) subuh, Walikota Padang mengunjungi 19 ‘Pejuang Subuh’ di Mushala As Sakinah, Kompleks Cemara II di Kelurahan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo. Di sini, Walikota memotivasi anak-anak yang tinggal di seputaran tempat ibadah tersebut.

"Dunia anak-anak harus terus dimotivasi,” ungkap Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo, subuh itu.

Dimotivasinya anak-anak yang taat shalat subuh berjamaah dengan pemberian reward akan menyemangati anak-anak ke depannya untuk terus menanamkan perilaku beribadah lima waktu dalam sehari. Sehingga nantinya saat mulai beranjak dewasa sudah terbiasa melaksanakan shalat subuh berjamaah di tempat ibadah di dekat tempat tinggalnya.

"Kita ingin shalat subuh berjamaah ini memotivasi, mendorong sekaligus menjadi budaya di tengah anak-anak kita,” sebut Walikota.

Dikatakan Mahyeldi, dengan melaksanakan shalat subuh, rejeki akan semakin dekat dan jauh dari kemiskinan. “Kita ingin, ketika malaikat menebarkan rejeki pada subuh hari, kita sedang bangun dan shalat. Jangan sampai ketika itu kita sedang tidur, rejeki lewat, tidak singgah,” kata Walikota.

Mahyeldi menilai, orang yang tidak pernah melaksanakan shalat subuh dan tidur saat subuh akan mewarisi kemiskinan. “Kemiskinan itu dekat dengan kekafiran iman,” sebutnya.

Dalam kesempatan itu Walikota menyampaikan dan berharap agar anak-anak yang ada di Kota Padang terus bersemangat melaksanakan shalat subuh berjamaah di masjid dan mushala. Orangtua juga diharapkan untuk terus memotivasi anak-anaknya agar bangun di pagi hari dan shalat subuh.

“Kepada orangtua agar terus mendorong dan menyemangati anak-anaknya,” ujar Walikota.

Dalam kunjungan ke mushala tersebut, terlihat hadir Kabag Humas dan Protokol, Mursalim, Kabag Kesra, Al Amin, Camat Nanggalo Teddy Antonius, serta sejumlah ASN di jajaran Pemko Padang. Pada kesempatan itu, Walikota menyerahkan reward kepada 19 orang “Pejuang Subuh”. Mereka yang umumnya masih bersekolah di TK, SD, SMP dan SMA itu terlihat senang saat menerima reward tersebut. (Charlie)

Editor : Calva
Kategori : Pendidikan, GoNews Group, Padang

Loading...
www www