Loading...
Home >  Berita >  Peristiwa
Musibah Tanah Longsor Pasaman

Lebih 6000 Jiwa Masih Terisolasi di Mapattunggul Pasaman, Pemprov Sumbar Kirim Bantuan dengan Helikopter

Lebih 6000 Jiwa Masih Terisolasi di Mapattunggul Pasaman, Pemprov Sumbar Kirim Bantuan dengan Helikopter
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno diwawancarai wartawan.
Sabtu, 13 Februari 2016 15:01 WIB
Penulis: Calva

PADANG - Musibah tanah longsor di Kecamatan Mapattunggul, Pasaman membuat daerah itu terisolasi dan butuh bantuan makanan. Gubernur Sumatera Barat H. Irwan Prayitno, kepada wartawan di Padang, Sabtu (13/2/2016) menyebutkan, berdasarkan laporan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, sebanyak 6.400 jiwa di 11 jorong di Kecamatan Mapattunggul Selatan masih terisolasi karena akses jalan menuju daerah tersebut tertutup material longsor. Akibatnya petugas mengalami kesulitan dalam distribusi bantuan.

Untuk menjangkau bantuan bahan makanan bagi warga di sana, sebut gubernur yang baru saja dilantik ini, pihaknya sudah mengirimkan bantuan makanan pagi tadi dengan helikopter ke kantong-kantong pemukiman warga yang susah ditembus via jalan darat.

Ia menyebutkan, beberapa lokasi titik longsor menuju daerah tersebut terus dibersihkan. Saat ini pembersihan material yang menutup akses jalan ke daerah itu sudah sampai ke daerah Kampung Pangian. Pembersihan material longsoran tersebut bertujuan mempermudah tim menyalurkan bantuan.

Ia mengatakan sebagaimana laporan Kepala BPBD Sumbar, lokasi yang bisa dijangkau kendaraan roda empat untuk distribusi bantuan di Kecamatan Mapattunggul adalah Jorong Pangian.

"Sebelas kampung yang masih terisolasi di Kecamatan Mapattunggul Selatan itu yakni, Pangian, Sungai Tuor, Sungai Lolo, Muaro Sungai Lolo, Tombang, Rotangatah, Tanah Betung, Muaro Kombang, Rumah Batu, Sopan dan Partomuan," sebutnya Irwan.

Ia mengatakan, alat berat berupa excavator dan bekuloder terus bekerja membersihkan sisa material longsor yang menutupi badan jalan menuju daerah Mapattunggul Selatan.

Meski demikian, sebut Irwan, pihaknya dan BPBD Pasaman, juga mengirimkan sebagian bantuan dengan cara berjalan kaki mengingat kendaraan roda empat dan roda dua tidak bisa melintasi daerah tersebut. Ia menambahkan, sebanyak 4,5 ton beras sudah disalurkan untuk warga korban bencana banjir di daerah Kecamatan Mapattunggul Selatan yang masih terisolasi.

Ia melanjutkan, di 11 jorong itu lebih 300 warga di Rotan Gatah masih mengungsi karena rumah mereka rusak dan terendam banjir. Mereka terpaksa mendirikan tenda darurat ke daerah yang lebih tinggi seperti di kawasan perbukitan. (***)


Loading...
www www