Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kelak RSUD Bukittinggi Rampung, Hj Yemmelia Gratiskan Biaya Berobat
Politik
22 jam yang lalu
Kelak RSUD Bukittinggi Rampung, Hj Yemmelia Gratiskan Biaya Berobat
2
Kisah Mualaf Uskup Agung yang Menggemparkan, Rumahnya Dibom Saat Ibadah Haji dan 3 Bayinya Terbunuh
Feature
10 jam yang lalu
Kisah Mualaf Uskup Agung yang Menggemparkan, Rumahnya Dibom Saat Ibadah Haji dan 3 Bayinya Terbunuh
3
Pandemi dan Bagaimana Negara beserta Masyarakat Memenuhi Hak Anak
GoNews Group
24 jam yang lalu
Pandemi dan Bagaimana Negara beserta Masyarakat Memenuhi Hak Anak
4
Soal Jadwal TC Molor, Towel: PSSI Tidak Profesional Kelola Timnas
GoNews Group
21 jam yang lalu
Soal Jadwal TC Molor, Towel: PSSI Tidak Profesional Kelola Timnas
5
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
GoNews Group
10 jam yang lalu
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
6
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
GoNews Group
11 jam yang lalu
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

BBKSDA Riau Temukan Gajah Betina Dewasa dan Anaknya Terluka Parah di Bengkalis

BBKSDA Riau Temukan Gajah Betina Dewasa dan Anaknya Terluka Parah di Bengkalis
Induk gajah yang terluka pada bagian ekor dan anak gajah yang terluka pada bagian kaki depan sebelah kanan (lingkaran merah) di Kantong Balairaja, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, diduga akibat terkena ranjau yang dibuat warga.
Rabu, 10 Februari 2016 09:33 WIB
Penulis: Eric
DURI - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau melalui Konservasi Wilayah III, terus melakukan pemantauan terhadap pergerakkan gajah liar di Kantong Balairaja, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis.

Dimana anggota BKSDA Provinsi Riau, menemukan satu ekor gajah betina dewasa yang ekornya putus dan anak gajah yang kaki bagian depan sebelah kanan terluka.

"Untuk gajah betina dewasa yang terluka pada bagian ekornya, karena terputus. Kita belum bisa pastikan penyebabnya. Jika itu dilakukan oleh warga dari jarak yang sangat dekat, tidak mungkin. Liat gajah liar aja, warga sudah ketakutan," ujar Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Haluanto Ginting saat dikonfirmasi GoRiau.com, Rabu (10/2/2016) pagi.

Sementara untuk anak gajah yang kakinya terluka pada bagian depan, lanjutnya, pihak BBKSDA Riau menduga dikarenakan terkena ranjau yang dipasang oleh warga. "Kita banyak menemukan ranjau yang dipasang oleh warga di sekitar kebun yang mereka miliki. Di Hutan Talang saja, kita (BBKSDA Riau, red) pernah menemukan jerat babi," katanya.

BBKSDA Riau dalam waktu dekat ini, masih dikatakannya, akan melakukan pengobatan terhadap dua ekor gajah liar yang terluka itu. "Tindakan awal, kita lakukan pengobatan. Tentunya dalam memberikan pengobatan, butuh proses, tidak semudah membalikkan telapak tangan," tutupnya menjelaskan. ***

Kategori : Peristiwa, GoNews Group

Loading...
www www