Home  /  Berita  /  Ekonomi

Perkuat Ketahanan Pangan, Pasaman Barat Catak Sawah Baru 30 Hektar di Ranah Batahan

Perkuat Ketahanan Pangan, Pasaman Barat Catak Sawah Baru 30 Hektar di Ranah Batahan
Ilustrasi
Sabtu, 06 Februari 2016 06:21 WIB

SIMPANG AMPEK - Walinagari Desa Baru, Kecamatan Ranah Batahan, Mawardi Hendro, menyebutkan, pihaknya sudah cetak sawah baru seluas 30 hektare. Penegasan ini disampailkan kepada kepada Pj. Bupati Pasarnan Barat Fajarudin, Kapolres  AKBP Toto FaJar Prasetyo, Dandim 0305 Pasaman Letkol TNI NBS Situmeang, serta sejumlah kepala SKPD, Kamis (4/2/2026) ketika berkunjung ke sana. 

Kehadiran pejabat daerah di lokasi sawah cetak baru milik masyarakat Nagari 'Desa Baru itu, diharapkan dapat memupuk motivasi pemerintah dan masyarakat dalam mencapai swasembada pangan di nagari setempat. Keseriusan masyarakat untuk mernanfaatkan potensi nagari dalam mencapai kesejahteraan tidak diragukan lagi, berbagai potensi sudah digarap kendati sesuai dengan kemampuan sendiri.

"Jika saja pemerintah terus memberikan perhatian terhadap harapan masyarakat, diyakini Nagari Desa Baru akan menjadi penyumbang terbanyak swasembada pangan di Pasbar," sebut Walinagari Desa Baru, Mawardi Hendro.

Katanya, masyarakat melaJui kelompok tani yang ada, sangat bersemangat memanfaatkan berbagai bantuan yang diberikan pemerintah. Baik untuk dunia pertanian, perkehunan, kesehatan, pasar, peternakan, umumnya seluruh sisi usaha yang memungkinkan dapat membangkitkan perekonomian. Sebagai walinagari, sebutnya, dirinya beserta perangkat nagari dan para tokoh masyarakat terus berusaha dan berpikir maksimal agar masyarakat memiliki m otivasi untuk maju dan berkembang. Kendati nagari setempat berada di perbatasan Sumbar dan Sumut.

Ia yakin dan percaya, jika kemauan dan kekompakan masyarakat seiring dengan keseriusan pemerintah memperhatikan masyarakatnya. Harapan pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat akan terkabul, dan otomatis masyarakat juga akan dapat menikmati kemajuan itu. Tinggal lagi, paparnya, jangan ada yang menodai keper cayaan pemerintah daerah kabupaten, provinsi dan pusat kepada masyarakat Desa Baru. Pembangunan yang masuk ke nagari setempat sudah berjaJan lancar dan disenangi masyarakat.

"Jangan ada yang mengkambing hitamkan, masyarakat demi kepentingan pribadi dan golongan," ucap Mawardi Hendro, lagi. Diakuinya, untuk pembangunan infrastruktur nagari yang dipimpinnya 2015 dan 2016 mendapat pembangunan yang sangat membanggakan dari pemerintah pusat. Baik untuk pengaspalan jalanyang membentang dariPasar Desa Baru ke Kantor Walinagari, maupun jalan utama dari Desa Baru menuju perbatasan dengan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumut.

"Kita berharap jangan ada yang menodai kepercayaan pemerintah pusat, apalagi demi kepentingan oknum. Sayang, masyarakat yang akan menanggung kerugian," tuturnya. (***)

Editor:Calva
Sumber:Pasamanbaratkab.go.id
Kategori:Ekonomi, GoNews Group, Pasaman Barat
wwwwww