Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kelak RSUD Bukittinggi Rampung, Hj Yemmelia Gratiskan Biaya Berobat
Politik
23 jam yang lalu
Kelak RSUD Bukittinggi Rampung, Hj Yemmelia Gratiskan Biaya Berobat
2
Kisah Mualaf Uskup Agung yang Menggemparkan, Rumahnya Dibom Saat Ibadah Haji dan 3 Bayinya Terbunuh
Feature
11 jam yang lalu
Kisah Mualaf Uskup Agung yang Menggemparkan, Rumahnya Dibom Saat Ibadah Haji dan 3 Bayinya Terbunuh
3
Soal Jadwal TC Molor, Towel: PSSI Tidak Profesional Kelola Timnas
GoNews Group
22 jam yang lalu
Soal Jadwal TC Molor, Towel: PSSI Tidak Profesional Kelola Timnas
4
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
GoNews Group
11 jam yang lalu
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
5
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
GoNews Group
12 jam yang lalu
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
6
Hasan Basri: Ada 174 Pasal Yang Akan Kami Pelototi
GoNews Group
11 jam yang lalu
Hasan Basri: Ada 174 Pasal Yang Akan Kami Pelototi
Loading...
Home  /   Berita  /   Pemerintahan

Suplay Elpiji Pindah ke Padang, Disperindag Inhu Minta Masyarakat Berhemat

Suplay Elpiji Pindah ke Padang, Disperindag Inhu Minta Masyarakat Berhemat
Ilustrasi
Jum'at, 05 Februari 2016 21:50 WIB
Penulis: Jefri Hadi
RENGAT- Kendati akan dilakukannya Turn Around atau Service Engine terhadap RU (Refinery Unit) II Dumai yang akan dimulai pada awal Februari 2016 ini, suplay elpiji 3 Kg untuk wilayah Riau termasuk Kabupaten Inhu tidak akan menuai kendala.

Hl itu ditegaskan Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian dan Pasar Inhu Hasman Dayat, Jumat (5/2/2016). "Memang akan ada pengalihan penyuplaian elpiji dari RU II Dumai ke Teluk Kabung, Padang Sumatera Barat, namun hal itu tidak akan berdampak pada jadwal penyuplaian," ujar Hasman.

Namun demikian sebutnya, masyarakat diminta untuk tetap berhemat. "Kelangkaan tidak akan terjadi, melainkan akan sedikit mengalami keterlambatan dari jadwal biasa," tuturnya.

Hasman menyebutkan, perbikan Turn Around II Dumai ini akan selesai pada minggu ke 3 atau 4 Februari 2016 ini. Untuk mengntisipasi kendala yang mungkin saja terjadi, maka pihak Pertamina sudah melakukan upaya antisipaasi.

"Salah satu uapayanya yaitu, dilakukannya penambahan armada angkutan dari stasiun Teluk Kabung Padang ke titik distribusi Inhu," jelasnya.

Kepada pihak agen, pangkalan dan para pengecer, diharapkan tidak melakukan upaya penimbunan. "Jika tidak ada penimbunan, maka elpiji tidak akan mengalami kelangkaan. Namun, jika ditemukan adangan penimbunan elpiji tersebut, kita akan memberikan tindakan tegas," pungkasnya mengingetkan.***


Loading...
www www