Loading...
Home >  Berita >  Umum

Kembangkan Batik Andalan, Puluhan Ibu-ibu di Pelalawan Dibekali Ketrampilan Membatik

Kembangkan Batik Andalan, Puluhan Ibu-ibu di Pelalawan Dibekali Ketrampilan Membatik
Peserta pelatihan mendengarkan materi dari Siti Nurbaya, pembatik di Rumah Batik Andalan mengenai teknik dasar membatik, di Aula BPPUT Town Site 2, Pangkalan Kerinci, Selasa (2/2/2015).
Selasa, 02 Februari 2016 21:22 WIB
Penulis: Farikhin
PANGKALANKERINCI - Batik Andalan sebagai salah satu batik karya masyarakat yang mengusung kearifan lokal Kabupaten Pelalawan, terus dikembangkan keberadaannya. Memberikan pelatihan kepada masyarakat agar menjadi pembatik handal, adalah salah satu upaya yang dilakukan.

Pelatihan yang digelar oleh Departemen Community DevelopmentĀ  (CD) PT Riau Andalan Pulp and PaperĀ  (RAPP), diikuti 17 Ibu rumah tangga dan remaja dari Kelurahan Kerinci Barat dan Kelurahan Kerinci Timur di Balai Pelatihan dan Pengembangan Usaha Terpadu (BPPUT) Town Site 2, Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau. Pelatihan digelar selama dua hari, Selasa (2/2) sampai Rabu (3/2).

CD Manager, Sundari Berlian menyatakan keahlian mambatik tidak mungkin dikuasai dalam waktu singkat, sebab harus didukung oleh niat dan kemauan yang kuat dari para peserta. Ia berharap, para peserta mampu menyerap ilmu yang diberikan sehingga maka dapat bergabung dalam keluarga pembatik Andalan.

"Membatik ini perlu proses, tidak bisa dikuasai hanya dalam tempo satu dua hari, butuh waktu hingga berbulan-bulan lamanya. Kami akan melihat kemauan dan usaha belajar para Ibu-ibu dalam membuat batik, karena bagi yang memiliki semangat tinggi akan dipertimbangkan untuk bergabung di Rumah Batik Andalan," ujar wanita yang akrab disapa Neneng ini.

Neneng berharap seluruh peserta pelatihan, nantinya dapat bergabung menjadi keluarga pembatik Andalan yang dikelola langsung oleh unit Usaha Kecil Menengah (Small Medium Entreprises/SMEs.red), program CD RAPP.

Mewakili Manajemen, General Manager SHR dan CD RAPP, Wan Mohd Jakh Anza menyatakan pelatihan ini sangat penting karena RAPP akan membuka sebuah gerai yang akan menjual hasil karya Batik Andalan, sehingga dibutuhkan sumber daya manusia yang banyak untuk produksi.

Wan Jakh juga menilai kegiatan membatik merupakan kegiatan yang positif dan produktif terutama bagi para ibu rumah tangga dan remaja di sekitar wilayah operasional perusahaan.

"Semoga selama dua hari melakukan pelatihan, Ibu-ibu dan adik-adik remaja bisa mendapatkan ilmu dan keterampilan yang bermanfaat sekaligus dapat bergabung dalam Batik Andalan," harap Wan Jakh.

Salah seorang peserta pelatihan membatik, Yusrita, menyatakan sangat berminat untuk bergabung dengan pembatik Andalan. Meski terkesan baru dan belum berpengalaman, namun ia optimis dapat menjadi seorang pembatik andalan.

"Saya pernah melihat Batik Andalan lewat internet dan saya sangat tertarik belajar membatik, meskipun belum pernah mencoba tapi saya berharap bisa bergabung sebagai pembatik Andalan," ujar ibu asal Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota ini dengan antusias.(***)

Kategori : Umum, GoNews Group

Loading...
www www