Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
2
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
17 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
3
Gunakan Pasal 'Karet' UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
Politik
13 jam yang lalu
Gunakan Pasal Karet UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
4
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
17 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
5
Ini yang akan Dilakukan Pemko Padang Panjang di Masa Transisi New Normal
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Ini yang akan Dilakukan Pemko Padang Panjang di Masa Transisi New Normal
6
Jalan Bukittinggi - Pasaman Barat Sudah Bisa Dilewati Pasca Longsor
Agam
18 jam yang lalu
Jalan Bukittinggi - Pasaman Barat Sudah Bisa Dilewati Pasca Longsor
Loading...
Home  /   Berita  /   GoNews Group

Walikota Padang Panjang: Besok Senin Pedagang Korban Kebakaran Sudah Bisa Berjualan Lagi

Walikota Padang Panjang: Besok Senin Pedagang Korban Kebakaran Sudah Bisa Berjualan Lagi
Para pedagang di Pasar Padang Panjang membenahi lapak dagang. (Humas)
Minggu, 31 Januari 2016 08:49 WIB

PADANG PANJANG - Pembangunan kembali Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pedagang Pasar Pusat Padang Panjang, yang terbakar beberapa waktu lampau, hari ini insya Allah rampung.

"Sesuai rencana, besok, Senin (1/2/2016) aktifitas 18 petak kios yang ditempati pedagang korban kebakaran, itu kembali berjualan seperti semula," kata Walikota Padang Panjang Hendri Arnis melalui Kepala Kantor Pasar, Rinopen, Minggu, (31/1/2016) di Padang Panjang.

Hal senada juga diungkapkan, Mak Japang, salah seorang pedagang korban kebakaran, yang dihubungi terpusah. Menurut Mak Japang, hari ini, Minggu, (31/1) sebahagiaan kios sudah ditempati pedagang. Sudah bisa berjualan. Sebahagiaan lainnya masih dikerjakan finisingnya hari ini. "Termasuk kios yang untuk saya. Hari ini masih saya dikerjan," katanya.

Sebelumnya, pekan lampau, terjadi dialog antara pedagang korban kebakaran dengan Walikota Hendri Arnis di lokasi penampungan. Pada kesempatan itu Hendri Arnis mendengar curahan perasaan dari pedagang yang mengalami musibah itu. Mereka mengungkapkan kepiluan hati atas derita cobaan yang menimpa.

"Bilo kami bisa manggaleh baliak ko Pak Wali," kata Mak Japang seorang pedagang menanyakan kapan mereka bisa berjualan lagi.

Mak Japang bertanya, mewakili kawan kawannya dari 18 petak kios yang terbakar.

"Kapan maunya?" tanya walikota.

"Secepatnya kami mau dagang Pak Wali. Sangat sulit kami sekarang Pak Wali. Anak anak kami masih sekolah, mereka butuh biaya," kata seorang ibu ibu yang diamini sejumlah pedagang lainnya.

"Apa yang bisa saya bantu?" tanya walikota.

"Pak Wali bantu sajalah mendirikan bangunan tempat penampungan untuk kami kembali. Nilainya sekitar Rp. 60 juta Pak Wali," kata Mak Japang.

"Bagaimana jika saya bantu bahan kayu dan seng saja. Nanti pedagang yang gotoroyong sama-sama untuk mengerjakannnya," minta walikota.

"Terimakasih Pak Wali. Kalau begitu bantu kami Rp.40 juta. Itu sudah di luar upah tukang," jawab Mak Japang dengan haru bercampur gembira.

"Ok, mulai besok, (Senen (25/1) segera kerjakan," tegas Wako.

Setelah itu, para pedagang serempak mengucapkan terima kasih dan berebut menyalami walikota yang ramah dan termuda di Sumbar ini.

Menurut Mak Japang, waktu itu, pihaknya akan merampungkan bangunan itu segera. Rencananya, 1 Februari 2016 mereka sudah berjualan kembali seperti dulu.

"Apa yang disampaikan Mak Japang, ternyata pas. Mereka bekerja penuh semangat. Sesuai target, besok Senen 1 Februari 2016, pedagang sudah bisa berjualan kembali," kata Rinopen. (Humas/AS)

Editor : Calva
Kategori : Padangpanjang, GoNews Group

Loading...
www www