Home  /  Berita  /  Politik

Sore Ini, KPUD Sumbar Lakukan Pleno Penetapan IP-NA, Pasangan MK-Fauzi Minta Pleno Ditunda

Sore Ini, KPUD Sumbar Lakukan Pleno Penetapan IP-NA, Pasangan MK-Fauzi Minta Pleno Ditunda
Paslon Gubernur Sumbar di Pilkada 2015
Sabtu, 23 Januari 2016 12:55 WIB
Penulis: Calva

PADANG – Sekitar pukul 16.00 WIB sore hari ini, Sabtu (23/1/2016), Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sumatera Barat, akan melaksanakan pleno penetapan pasangan calon terpilih dalam Pilkada Sumbar 9 Desember 2015 lalu. Rencana ini diminta pasangan MK-Fauzi ditunda. Permintaan penundaan ini disampaikan psasangan calon (Paslon) Gubernur Sumbar Nomor Urut 1 (Muslim Kasim-Fauzi Bahar) dengan mendatangi KPU Sumbar, Sabtu (23/1/2016) sekitar pukul 10.50 WIB.

Sebelumnya, kemaren, Ketua KPUD Sumbar Amnasmen di Padang mengatakan, MK menolak gugatan pasangan Muslim Kasim-Fauzi Bahar dan menerima eksepsi yang diajukan pihaknya selaku tergugat.

Ia menjelaskan dalam gugatannya, pasangan Muslim-Fauzi meminta MK untuk menyatakan pasangan Irwan Prayitno-Nasrul Abit tidak memenuhi syarat sebagai calon gubernur Sumbar 2015, dan mendiskualifikasi pasangan tersebut karena diduga melanggar sejumlah aturan.

Dalam salinan putusan MK nomor 26/PHP.GUB-XIV/2016, KPU Sumbar selaku pihak tergugat menyatakan pasangan Muslim-Fauzi selaku penggugat tidak memiliki "legal standing" atau kedudukan hukum untuk mengajukan gugatan karena tidak mengurai kesalahan penghitungan suara.

Selain itu, sebut Amnasmen, berdasarkan aturan, MK hanya berwenang mengadili sengketa pilkada dengan selisih suara dua persen, sementara berdasarkan penghitungan selisih suara diantara kedua pasang calon mencapai 29 persen.

Oleh sebab itu dalam amar putusan MK yang dipimpin hakim Arief Hidayat mengabulkan eksepsi KPU selaku termohon eksepsi pasangan Irwan Prayitno-Nasrul Abit selalu pihak terkait serta menolak permohonan pasangan Muslim-Fauzi selaku pemohon.

Amnasmen mengatakan setelah ini akan segera melakukan penetapan calon gubernur Sumbar terpilih 2015 yang direncanakan pada Sabtu 23 Januari 2016 untuk kemudian disampaikan kepada DPRD Sumbar.

Sedangkan, Kedatangan keduanya didampingi kuasa hukumnya Ibarani dan Rudiantho, serta politisi Demokrat, Andi Nurpati. Sesampai di depan pintu KPU oleh polisi yang piket disuruh ambil absen tamu dulu, serta maksud menyampaikan maksud kedatangannya. Setelah itu mereka menuju ruang Sekretaris KPU Sumbar, Firman.

Sebelumnya Andi Nurpati mengatakan, kedatangan mereka di ke KPU untuk menyampaikan putusan Mahkamah Konstitusi. Pihknya mengantarkan surat untuk menunda penetapan calon terpilih Irwan Prayitno-Nasrul Abit (IP-NA) yang kabarnya diselenggarakan KPU Sumbar hari ini pukul 16.00 WIB di Hotel Bumiminang.

Dia memasukkan surat sesuai putusan MK bahwa instansi terkait harus memandang penting pelanggaran-pelanggaran yang terjadi selama pilkada. “Untuk itu izinkan kami menyampaikan surat ini,” kata Ibrani di depan Firman dan Kabag Hukum, Teknis, dan Hupmas KPU Sumbar, Agus Catur.

Andi Nurpati mengatakan, dalam pertimbangan hakim apa yang dilaporkan pemohon terkait pelanggaran administratif berpengaruh terhadap perolehan suara. Karena itu sangatlah penting dilakukan tindak lanjut oleh instansi berwenang. “Seperti dugaan ijazah palsu, petahana yang melantik pejabat, dan pemanfaatan program pemerintah untuk politik,” katanya.

Pilkada Gubernur Sumbar diikuti dua pasang calon yaitu Muslim Kasim-Fauzi Bahar dan Irwan Prayitno-Nasrul Abit yang digelar pada 9 Desember 2015. Berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Sumbar menetapkan pasangan Irwan - Nasrul sebagai gubernur terpilih dengan perolehan suara 1.175.858 suara, sementara pasangan Muslim-Fauzi hanya memperoleh 830.133 suara. (***)

GoSumbar.com DPD Pekat IB Bukittinggi Mendukung Pilkada Serentak 2020 yang Aman, Damai, dan Badunsanak
GoSumbar.com Calon Bupati Terpilih Pesisir Selatan Hendrajoni Bantah Laporan Paslon Editiawarman-Bakri Bakat
GoSumbar.com Presiden Jokowi Tandatangani Keppres Pengangkatan Gubernur dan Wagub Sumbar Terpilih Irwan Prayitno-Nasrul Abit
GoSumbar.com Kasus Dugaan Pemalsuan Status Kedinasan Cabup Pessel, KPU: Bantah Tidak Cermat, Kami Bekerja Sesuai Undang-Undang
GoSumbar.com Dugaan Pemalsuan Status Kedinasan, Calon Bupati Terpilih Pesisir Selatan Dilaporkan ke Polisi
GoSumbar.com Enam Daerah Belum Pilkada di Sumbar Diperkirakan Pilkada Serentak di 2017
GoSumbar.com DPRD Sumbar Sahkan Hasil Pilgub Sumbar 2015, Nasrul Abit: Biduak Lalu Kiambang Batauik
GoSumbar.com Penjabat Gubernur Sumbar Berharap Proses Pengusulan Gubernur Terpilih Lancar
GoSumbar.com Surat KPUD Limapuluh Kota Ditolak DPRD, KPUD Sumbar: Mari Saling Menghargai Aturan Undang-Undang
GoSumbar.com Ketua KPU Sumbar: Jumat Lusa DPRD Agendakan Rapat Pleno
GoSumbar.com KPUD Sumbar Tetapkan IP-NA Sebagai Paslon Gubernur/Wagub Sumbar Terpilih
GoSumbar.com Massa MK-Fauzi Demo, KPUD Sumbar Tetap Lakukan Pleno Penetapan IP-NA
GoSumbar.com Mahkamah Konstitusi Tolak Gugatan MK-Fauzi, KPU Sumbar Segera Tetapkan IP-NA
GoSumbar.com Waduh! Pansus Pilkada DPRD Sumbar Endus Dugaan Penyelewengan Dana Pilkada Sumbar
GoSumbar.com Pelantikan Kepala Daerah Hasil Pilkada 2015, Kemungkinan Akhir Maret dan Juni
GoSumbar.com Ada 6 Pasangan Calon Kepala Daerah Gugat Hasil Pilkada Sumbar ke MK, Inilah Mereka
GoSumbar.com 6 Pilkada Gubernur Digugat ke MK, Termasuk dari Sumatera Barat
GoSumbar.com Pasangan MK-Fauzi Gugat Hasil Pilkada, Ini Tahapan Penyelesaian Sengketa Hasil Pilkada 2015 di MK
wwwwww