Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Siswi SMP di Batang Anai Kritis Ditikam Begal, Pelaku Ditembak Polisi
Peristiwa
15 jam yang lalu
Siswi SMP di Batang Anai Kritis Ditikam Begal, Pelaku Ditembak Polisi
2
Usung 'Sumangaik Baru', Faldo Maldini Daftarkan Diri Maju di Pilgub Sumbar
Politik
2 jam yang lalu
Usung Sumangaik Baru, Faldo Maldini Daftarkan Diri Maju di Pilgub Sumbar
3
Dicekoki Miras oleh Pelacur Langganannya, PNS Kehilangan Mobil Usai Kencan
Peristiwa
15 jam yang lalu
Dicekoki Miras oleh Pelacur Langganannya, PNS Kehilangan Mobil Usai Kencan
4
Mulai Senin Ini, Pasaman Barat Tetapkan ASN Bappeda-Pemnag Bekerja dari Rumah
Pasaman Barat
2 jam yang lalu
Mulai Senin Ini, Pasaman Barat Tetapkan ASN Bappeda-Pemnag Bekerja dari Rumah
5
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
Kesehatan
8 jam yang lalu
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
6
Toyota Recall 5.965 Unit Mobil karena Kehilangan Tenaga Saat Dikendarai
Umum
14 jam yang lalu
Toyota Recall 5.965 Unit Mobil karena Kehilangan Tenaga Saat Dikendarai
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Pasca Bom Sarinah, Satpol PP Dharmasraya Terus Tingkatkan Pengamanan

Pasca Bom Sarinah, Satpol PP Dharmasraya Terus Tingkatkan Pengamanan
Ilustrasi
Jum'at, 22 Januari 2016 06:20 WIB
Penulis: Eko Pangestu
PULAU PUNJUNG - Pasca bom bunuh diri yang dilakukan para terorisme di Sarinah Jakarta baru-baru ini tepatnya dikawasan Jalan Thamrin, Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP)Dharmasraya terus menggelar razia identitas (KTP-red). Hal ini dilakukan dalam rangka mempersimpit ruang gerak para teroris serta barisan ISIS.

Razia Identitas difokuskan dibeberap titik yang dianggap memiliki potensi bersarangnya para teroris serta pasukan ISIS yang kuat dugaanya melakukan perekrutan diberbagai daerah. "Kita lakukan razia identitas tersebut dibeberap titik,mulai dari tempat kontrakan hingga ditempat-tempat penginapan seperti hotel," kata Kasat Pol PP Marius pada wartawan di Dharmasraya, Kamis (21.1.2016).

Menurutnya,penertiban para pendatang baru yang berada dirumah-rumah kos merupakan langkah awal untuk mengantisifasi berkembanganya pasukan terorisme,ISIS serta organisasi Gafatar. "Ini adalah langkah dasar untuk meminimalisir peregrakan Terorisme, ISIS serta Organisasi Gafatar," jelasnya.

Antisipasi dini harus dilakukan secepat mungkin untuk menghambat pergerakan para musuh Negara itu, ulas Marius. Sebab, daerah-daerah yang jauh dari pusat kota merupakan tempat yang aman bagi para terorisme dalam mengembangkan serta melakukan persiapan-persiapan untuk melakukan aksi melawan hukum

Marius mengatakan, dirinya akan terus melakukan kordinasi dengan pihak keaman, Pemda. TNI serta para Organisasi yang ada di Kabupaten Dharmasraya dalam memberantas jaringan teroris tersebut.

"Maka untuk itu kami sangat berharap kepada masyarakat serta para Wali Nagari dan Jorong untuk dapat berperan aktif memberiakn imformasi serta mendata seluruh pendatang baru,terutama bagi pemilik rumah kontrakan," harapnya. (ex)

Editor : Calva
Kategori : Peristiwa, Dharmasraya

Loading...
www www