Loading...
Home >  Berita >  Peristiwa

Suci Menjerit Histeris Melihat Rumahnya Dilahap Api, Abdul Nuar: Sabar Nak, Iko Ujian 'Nan Manimpo'

Suci Menjerit Histeris Melihat Rumahnya Dilahap Api, Abdul Nuar: Sabar Nak, Iko Ujian Nan Manimpo
Api terus menghanguskan satu persatu bagian bangunan
Senin, 11 Januari 2016 02:41 WIB
Penulis: Jefri Hadi
RENGAT- Selain Hermanto (53), beberapa warga Desa Japura, Kecamatan Lirik, Indragiri Hulu, Riau yang lain juga ikut menjadi korban dalam insiden kebakaran hebat, Minggu (10/1/2015), sekitar pukul 20.15 WIB malam tadi.

Salah satu diantaranya Abdul Nuar yang merupakan tetangga Hermanto yang merupakan pengusaha minyak tersebut. Begitu api membesar, tangisan Suci (20) anak gadis Abdul Nuar pecah seakan tak menerima rumah serta perabot milik orang tuanya hangus terpanggang.

Begitu api mulai membagai bagian rumah orang tuanya itu, Suci spontan menjerit histeris, sementara pihak keluarga dan teman korban berusaha menenangkan. "Sabar nak, iko ujian nan manimpo (yang meninpa-red), ikhlaskan saja, semoga ada ganti yang lebih baik," ucap Abdul Nuar yang merupakan perantau dari Sumbar itu mencoba menenangkan anak gadisnya.

Sebelumnya, Abdul Nuar sungguh tidak menyangka bencana kebakaran itu akan menimpa dirinya.

"Saya tidak tahu kejadian itu, waktu itu saya sedang mengantar pesanan lemari ke Air Molek. Begitu saya pulang, api sudah membesar dari rumah milik pak Hermanto dan sudah merembet ke rumah dan perabot saya. Hanya istri dan anak serta baju dibadan yang bisa saya selamatkan," tuturnya.

Sebelumnya, seorang warga setempat Gugun (24) menyebutkan bahwa sebelum kebakaran, dirinya sempat mendengar suara ledakan. "Saat itu saya tengah menonton televisi, begitu mendengar suara ledakan, saya langsung keluar dari rumah dan melihat api sudah membesar dari belakang rumah Hermanto," tambahnya.

Hanya dalam hitungan detik, ratusan warga langsung berdatangan kelokasi kejadian. Api begitu cepat melebar dan menghanguskan sejumlah rumah yang ada disekitar rumah itu.

"Di rumah Hermanto itu memang ada menyimpan bahan bakar minyak tanah. Namun, saya tidak tahu pasti berapa banyak jumlahnya. Dan saat kebakaran terjadi, saya mendengar lebih dari sepuluh kali ledakan dari dalam rumah itu," ucap Gugun menuturkan.

Pantauan GoRiau.com dilokasi, akibat banyaknya minyak yang terbakar, api sulit dikendalikan. Sedangkan mobil pemadam kebakaran baru tiba dilokasi setelah setengah jam api menggerogoti bangunan rumah itu. Api baru dapat dijinakkan sekitar pukul 23.15 WIB.

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran yang menimpa warga Desa Japura, Lirik itu menghanguskan 4 unit rumah, 2 ruko dan 1 kios. Semuanya rata dengan tanah, kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.***

Kategori : Peristiwa

Loading...
www www