Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
Hukum
16 jam yang lalu
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
2
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
Politik
16 jam yang lalu
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
3
Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton
Hukum
12 jam yang lalu
Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton
4
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
Hukum
12 jam yang lalu
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
5
Bom Meledak dalam Masjid Saat Jamaah Bersiap Shalat Isya, Ulama Terkemuka Jadi Korban
Internasional
24 jam yang lalu
Bom Meledak dalam Masjid Saat Jamaah Bersiap Shalat Isya, Ulama Terkemuka Jadi Korban
6
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
Peristiwa
6 jam yang lalu
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Pasaman Barat Diguncang Gempa 5,3 SR, Masyarakat Berhamburan

Pasaman Barat Diguncang Gempa 5,3 SR, Masyarakat Berhamburan
Selasa, 06 Oktober 2015 22:58 WIB
Penulis: .
SIMPANGAMPEK, GOSUMBAR.COM - Ratusan warga Simpang Ampek Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) berhamburan ke luar rumah akibat goncangan gempa pada Selasa (6/10) sore.

"Getarannya cukup kuat sehingga kami berhamburan keluar rumah takut ada yang jatuh," kata salah seorang warga Simpang Ampek, Eki, Selasa.

Menurutnya, getaran gempa itu cukup kuat dan menggetarkan rumah. Namun tidak ada isi rumah yang pecah karena getarannya hanya sebentar.

Sementara di kantor Sekretariat Bupati Pasaman Barat juga mengalami hal yang sama. Sejumlah pegawai berhamburan dari ruangan masing-masing.

"Kami terkejut ada getaran gempa. Kamipun langsung ke luar menyelamatkan diri. Karena takut gedung runtuh," kata salah satu staf Kantor Bupati, Ita.

Hal yang sama juga dikatakan staf lainnya, Riki yang mengakui dirinya langsung berlari begitu ada merasakan gempa. Namun, getarannya cuma sebentar dan tidak membuat gedung rusak.

"Kami masih trauma dengan gempa 2009 lalu yang cukup parah sehingga memakan korban. Beruntung getarannya cuma sebentar saja,"ujarnya.

Informasi dihimpun dari BMKG, bahwa gempa itu terjadi di Pasaman Barat pada Selasa 6-10-2015 pukul 15:44:13 WIB.

Magnitido 5,3. Lintas-0.54-Bujur 98.84, kedalamam 65 km dengan wilayah 136 km Barat Daya Pasaman Barat. ***

Sumber : antaranews.com
Kategori : Pasaman Barat, Peristiwa

Loading...
www www