Home  /  Berita  /  Peristiwa

Tak Bayar Kompensasi, Warga Blokir Jalan Menuju Pertambangan PT Semen Padang

Tak Bayar Kompensasi, Warga Blokir Jalan Menuju Pertambangan PT Semen Padang
Warga Kaum Suku Tanjung melakukan pemblokiran jalan menuju pertambangan PT Semen Padang
Senin, 21 Desember 2015 20:12 WIB
Penulis: Agib M Noerman

PADANG - Ahli waris kaum Suku Tanjung memblokir jalan menuju Pertambangan PT Semen Padang yang berada di kawasan Karang Putih, Kelurahan Batu Gadang, Senin (21/12/2015). Aksi pemblokiran ini merupakan bentuk protes terhadap PT Semen Padang yang tidak memberikan kompensasi sebesar Rp 3 emas kepada ahli waris kaum Suku Tanjung.

Anak ahli waris kaum Suku Tanjung, Sisilia Weking mengaku selama puluhan tahun PT Semen Padang tidak pernah memberikan kompensasi atas tanah kaum yang digunakan sebagai akses jalan ke pertambangan. Tanah kaum ini digunakan sebagai akses jalan sejak tahun 1963.

"Lima tahun terakhir ini PT Semen Padang memberikan kompensasi, mulai 2010-2015 dengan nilai kompensasi Rp2,600.000 per bulan. Kami menuntut hak sebagai ahli waris kaum," kata Sisilia Weking di lokasi pemblokiran jalan kepada wartawan.

Dijelaskannya, penyerahan tanah kaum oleh Buyuang Ateh (Ninik Mamak) kepada pihak PT Semen Padang untuk jalan akses tambang perusahaan dilakukan secara sepihak, tanpa diketahui keponakan sebagai ekor waris. Sehingga, perjanjian sepihak tersebut dinilai tidak syah berdasarkan hukum adat yang ada.

Tuntutan lainnya, nama baik kaum Suku Tanjung atas nama Jaruni (Ahli Waris) dan Sisilia Weking (Anak dari ahli waris) dipulihkan. Kemudian tuntutan lainnya, PT Semen Padang menyesuaikannilai kompensasi yang telah ada (tahun 2010 hingga 2015) menjadi sebesar 3 emas. Sebelumnya, 1 Desember 2015 telah ada pertemuan antara kaum Suku Tanjung dengan PT Semen Padang, namun pertemuan tersebut tidak membuahkan hasil.

"Karena tidak digubris maka kami melayangkan surat resmi perihal pemberitahuan penutupan tanah jalan milik suku Tanjung. Surat tersebut 01/ist/kaum.ST/XII/2015 tertanggal 15 Desember 2015," jelas Sisilia Weking.

Terpisah, Biro Hukum PT Semen Padang Winterman menjelaskan berdasarkan surat pernyataan bersama Anggota masyarakat Indarung dan Batu Gadang, tanah yang menjadi jalan akses pertambangan PT. Semen Padang tersebut telah di serahterimakan pada 26 Januari 1962. Kemudian, pada 17 Juni 1999 PT. Semen Padang telah menyerahkan jalan dari Simpang Indarung menuju Karang Putih serta dari Simpang Ngalau menuju Simpang Sako Bukit Ngalau kepada Pemko Padang, namun untuk pemeliharaan jalan tersebut masih tetap menjadi tanggung jawab pihak perusahaan.

"Dugaannya, persoalan ini timbul karena akan beroperasinya jalan akses baru ke pertambangan PT Semen Padang yang tanahnya telah dibebaskan. Jadi, wajar warga kecewa karena jalan lama atau yang saat ini sedang dipermasalahkan tidak dapat dilalui kendaraan operasional perusahaan," ungkapnya. (agb)

Kategori:Padang, Peristiwa
GoSumbar.com Meski Hanya Berjarak 2 Kilometer dari Pabrik Semen Padang, Kampung Sikayan Sibansaik Minim Pembangunan
GoSumbar.com Lakukan Terobosan, PT KAI Sumbar Kerjasama Angkutan Barang dengan PT Semen Padang
GoSumbar.com Festival Internasional Pencak Silat Digelar di Padang, 1.038 Pandeka Berlaga
GoSumbar.com 500 Paket Peralatan Sekolah dari PT Semen Padang, Bantu Fasilitas Pendidikan di Mentawai
GoSumbar.com Usulan Nama Benny Wendry Terima Penghargaan Tanpa Mekanisme DPRD Padang
GoSumbar.com Jembatan Segera Diperbaiki, Akses Jalan ke SMAN 14 Padang Akan Segera Cepat
GoSumbar.com Kunjungi Warga Batu Gadang, Komisi II DPRD Padang Urungkan Rencana Penutupan Jalan Oleh PT Semen Padang
GoSumbar.com DPRD Padang Akses Jalan Warga Batu Gadang Tidak Ditutup PT Semen Padang
GoSumbar.com Kabiro Humas PT Semen Padang, Iskandar: Warga Jangan Resah, Jalan Baru Tambang Belum akan Ditutup
GoSumbar.com Akses Jalan Utama Akan Ditutup Pabrik Semen Padang, Warga Batu Gadang Resah
GoSumbar.com Sudah 6 Hari Berlangsung, Ini Kisah Sekeluarga Mudik Jalan Kaki dari Kebumen ke Bandung
GoSumbar.com Penyebar Video Hoax Tank Penyekat Pemudik Minta Maaf
GoSumbar.com Punya Kartu Kuning, Pria yang Tampar Imam Salat di Pekanbaru Akhirnya Diantar ke Rumah Sakit Jiwa
GoSumbar.com Pria Penganiaya Imam Salat di Pekanbaru Ditetapkan Sebagai Tersangka
GoSumbar.com Bawa Penumpang dari Wuhan ke Jakarta, Lion Air: Kami Dapat Izin Kemenhub
GoSumbar.com Gugatan Lembaga Adat Minangkabau Dikabulkan, MA Perintahkan Yaqut dan Nadiem Cabut SKB Seragam Sekolah
GoSumbar.com Negara Kecolongan! Kapal India Bersandar di Riau, Kapten dan Seluruh ABK-nya Positif Covid-19
GoSumbar.com Pemukul Imam saat Solat Subuh di Pekanbaru Dianggap Gila Kok Bisa Damai dengan Materai 10.000?
wwwwww