Yunirwan Khatib Rajin Turun Siang-Malam, Jumpai Petani dan Datangi Korban Kebakaran

Yunirwan Khatib Rajin Turun Siang-Malam, Jumpai Petani dan Datangi Korban Kebakaran
Senin, 14 September 2015 19:18 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
LIMAPULUH KOTA, GOSUMBAR.COM - Semenjak ditetapkan oleh KPUD Limapuluh Kota sebagai calon wakil bupati pendamping Azwar Chesputra, nyaris tidak ada waktu istirahat bagi seorang Yunirwan Khatib.

Baik siang maupun malam, Yunirwan khatib selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, masuk kampung keluar kampung, serta menyempatkan diri singgah ke rumah para tokoh untuk bersilaturrahim.

"Iya, saya sedikit sibuk belakangan ini, tapi saya menyukainya, maklum sajalah dulu, sewaktu masih aktif di dunia birokrasi  saya memang suka begini (turun ke kampung-kampung,-red)," cerita Yunirwan, Minggu (13/9/2015) di Kecamatan Guguak.

Pernyataan Yunirwan Khatib yang bergelar adat Datuk Siri Mudo, tentu beralasan. Selama menjabat sebagai Kepala Dinas Peternakan Limapuluh Kota, Yunirwan banyak bergelut dengan kaum akar rumput yang dikenal sebagai birokrat jujur dan tidak neko-neko.

Ketika para petani kebingungan hendak membentuk kelompok-kelompok ternak, Yunirwan selalu tanggap dan langsung memberikan soalusi dari awal berdiri. "Kasihan, kalau peternak, petani dan masyarakat kita tidak dibina, mereka harus dirangkul seserius mungkin," ujar Yunirwan Khatib.

Selain mendatangi kelompok ternak dan tani, menyongsong suksesi Pilkada mendatang, Yunirwan Khatib juga rajin  menyambangi masyarakat yang sedang dirundung duka. "Kemarin, saya hantarkan bantuan untuk korban kebakaran di Pilubang, Harau," sambungnya.

Datang menghantarkan bantuan, bukan berarti Yunirwan hendak mencari muka agar dapat simpati dan dipilih masyarakat dalam Pilkada mendatang.

"Dari dulu, saya memang sudah begini, tapi selama ini saya lebih banyak diam, cukup Allah saja yang tau," ujar Yunirwan.

Tidak cukup dengan menghantarkan bantuan untuk korban kebakaran, saban hari, Yunirwan juga menggelar goto-royong dengan masyarakat di Limo Koto, Kubang, Kecamatan Guguak, untuk membangun jalan serta memperbaiki drainase dan pembuatan gorong-gorong.

Melihat keseharian Yurniwan, Warga sangat bangga dan bersyukur, jangankan menjadi cawabup, saat tidak diberi jabatan saja di Pemkab Limapuluh Kota,  Yunirwan tetap aktif bergaul dengan masyarakat. "Datuak Siri rondah hati, kami sogan jo beliau, (Datuk siri rendah hati. Kami segan dengan beliau)," ujar warga.

Sementara itu, calon bupati Limapuluh Kota Azwar Chesputra yang juga mantan anggota DPR-RI dengan  didampingi Yunirwan Khatib, juga tak henti-hentinya menggelar blusukan ke tengah-tengah masyarakat.

Selain dirindukan, kedatangan Azwar Chesputra seakan menjadi kebanggan masyarakat Limapuluh Kota saat ini.

"Pak Azwar tidak suka banyak bicara. Kami melihat, beliau itu sosok pemimpin yang mendengar, bersikap dan bekerja. Ini luar biasa," kata Ermawati, warga Sibaladuang, Kecamatan Luhak.

Jelang masuknya tahapan kampanye Pilkada, baik Azwar Chesputra maupun Yunirwan Khatib menghimbau seluruh kader parpol pengusungnya, serta relawan, untuk terus berkomunikasi dengan masyarakat dan mengendepankan politik santun. (dnl)


Loading...
www www