Loading...
Home >  Berita >  Padang

Penderita ISPA di Padang Meningkat, Mailinda Rose Sebut Pemko Padang Lalai

Penderita ISPA di Padang Meningkat, Mailinda Rose Sebut Pemko Padang Lalai
Mailinda Rose
Jum'at, 09 Oktober 2015 21:21 WIB
Penulis: Agip M Noerman
PADANG, GOSUMBAR.COM - Anggota Komisi IV DPRD Padang Mailinda Rose menyebut Pemko Padang lalai dalam mengambil tindakan penanggulangan penyakit Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).  Padahal, Dinas Kesehatan Kota Padang sudah mendata terdapat 7.800 warga Padang menderita penyakit ISPA akibat bencana kabut asap, sejak satu bulan lalu.

"Harusnya Pemko Padang sudah mengambil kebijakan melindungi warganya dari penyakit ISPA. Jangan menunggu korban dulu, baru Pemko bertindak," tegas politisi Partai Nasdem ini.

Mailinda mengkritisi pernyataan Walikota Padang Mahyeldi terkait belum perlunya tim penanggulangan penyakit ISPA. Menurut Ketua Fraksi Nasdem ini, pernyataan Mahyeldi tidak memiliki dasar atau para SKPD tidak melaporkan situasi yang ril terkait kondisi yang dihadapi masyarakat akibat bencana kabut asap ini.

Memang, sejak satu bulan terakhir, kualitas udara di Kota Padang memang tidak sehat dan membahayakan warga kota. Bahkan, puskesmas dan rumah sakit sudah banyak didatangi warga yang menderita gangguan ISPA. "Sudah saatnya Pemko melakukan upaya mengurangi resiko terhadap dampak bencana kabut asap. Kalau perlu bentuk tim khusus penanggulangan ISPA," katanya.

Terpisah, anggota Fraksi Hanura Osman Ayub lebih keras menyikapi lambannya Pemko Padang mengatasi dampak bencana kabut asap. Menurutnya, walikota tidak bereaksi cepat mengatasi persoalan ini. Pernyataan Walikota Mahyeldi bahwa belum ada SOP adalah sesuatu yang keliru.

"Masak seorang walikota menyatakan demikian. Padahal, dia memiliki wewenang menginstruksikan bawahannya mengambil kebijakan mengatasi hal ini," ucap Osman.

Dikatakannya, walikota bisa saja memerintahkan dinas terkait seperti Dinas Kesehatan dan RSUD mendatangi warga ke rumah-rumah untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan. Dinas terkait, tambahnya, harus jemput bola dan tidak menunggu warga melapor ke puskesmas jika terdampak ISPA. (gib)

Kategori : Padang, Pemerintahan

Loading...
www www