Mantan Mentan Suswono: Azwar Chesputra Pejuang Petani

Mantan Mentan Suswono: Azwar Chesputra Pejuang Petani
Kamis, 10 September 2015 22:13 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
LIMAPULUH KOTA, GOSUMBAR.COM - Mantan Menteri Pertanian (Mentan) pada Kabinet Indonesia Bersatu jilid II, Suswono, berharap Azwar Chesputra, terpilih sebagai bupati dalam Pilkada Limapuluh Kota 2015.

"Saya sangat berharap, Pak Azwar bisa terpilih dalam Pilkada Limapuluh Kota. Karena saya melihat ada semangat beliau untuk membangun Kabupaten Limapuluh Kota," kata Suswono.

Politisi dari Partai Keadilan Sejahtera ini menyebut, sudah mengenal Azwar Chesputra sejak lama. "Saya kenal beliau, sebelum jadi Menteri, ketika kami masih sama-sama menjadi anggota DPR RI 2004-2009. Kebetulan kami sama-sama di Komisi IV," tutur Siswono.

Pada waktu itu Komisi IV, membidangi urusan pertanian, kehutanan, perikanan, kelautan dan pangan terkait Bulog.

Dimata Suswono, selama menjadi anggota DPR RI, Azwar sangat peduli dengan pertanian dan cinta akan kampung halamanya.

"Walau sudah menjadi anggota DPR dari dapil Riau, namun semangatnya memperjuangkan kepentingan Ranah Minang, khususnya Limapuluh Kota, tidak pernah padam, dibuktikan dengan anggaran untuk BPTU Padang kala itu naik drastis, itu karena usaha beliau, termasuk program lain," imbuh Suswono.

Menurutnya jika Azwar Chesputra, maju menjadi Bupati Limapuluh Kota untuk periode 2016-2021, merupakan bahagian dari upaya memaksimalkan peran, dalam membela dan memperjuangkan nasib masyarakat.

Kendati lahir di Tegal, Jawa Tengah, namun Suswono mengaku punya pandangan tersendiri dengan Limapuluh Kota.

"Sewaktu berkunjung ke BPTU Padang Mengatas, waktu itu bersama mantan Presiden SBY, saya melihat Limapuluh Kota punya potensi yang cukup besar dibidang pertanian," tuturnya.

Baik untuk pangan pokok, maupun perkebunan dan peternakan. "Tentu potensi ini tantangan bagi bupati terpilih, bagaimana memberi dukungan bagi kebutuhan pangan nasional, saya melihat, Azwar Chesputra itu cukup dan amat mampu untuk mengelolanya," imbuh Suswono.

Suwono juga menjelaskan bahwa BPTU Padang Mengatas, balai ini punya potensi menghasilkan bibit unggul yang bisa dikembangkan ke berbagai daerah. "Dengan luasan yang ada, memang masih belum maksimal. Tapi sangat bagus kalau pemerintah daerah memanfaatkan potensinya," terangnya.

Mantan dosen IPB dan Universitas Ibnu Khaldun Bogor ini menambahkan, dengan potensi BPTU Padang Mengatas yang sebegitu hebat, sebetulnya bisa diduplikasi pada berbagai tempat termasuk di Limapuluh Kota.

Suswono menyebut, dengan diduplikasinya BPTU Padang Mengatas. Ke seluruh kecamatan di Limapuluh Kota, maka akan semakin lebih efisien dibandingkan model feed lock yang harus memberikan pakan secara intensif.

"Hanya saja, untuk pengembangannya, memang dibutuhkan kepala daerah yang punya semangat juang dan jaringan luas seperti Pak Azwar ini, beliau itu cinta, sayang dan pejuang kaum petani. Peternak," tukasnya.

Suswono juga menyampaikan pesan kepada Azwar, agar tetap berkomitmen memangkas birokrasi yang tidak efisien. Dan terus mendorong generasi muda untuk memiliki jiwa entrepreneurship dan bisa memanfaatkan potensi lahan yang ada di Limapuluh Kota.

"Sehingga ke depan yang muncul adalah pembangunan industri yang berbasis pertanian, Agriculture Development itu yang harus menjadi kekuatan, Limapuluh Kota memiliki kekuatan itu," sambung Suswono.

Dia meyakini, kemampuan Azwar yang punya jaringan cukup luas, akan sangat cepat membangun kekuatan itu dari potensi-potensi di luar Limapuluh Kota yang bisa ikut menggerakkan. Sehingga investasi lebih banyak muncul dan membawa kesejahteraan. (dnl)


Loading...
www www