Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
Hukum
17 jam yang lalu
Demokrat: Batalkan Proses Hukum Ibu Tiga Anak Pencuri 3 Tandan Buah Sawit, Kami Ganti 10 Tandan
2
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
Politik
17 jam yang lalu
Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit Berujung di Pengadilan, DPRD Riau Segera Panggil PTPN V
3
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
Peristiwa
7 jam yang lalu
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
4
Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton
Hukum
13 jam yang lalu
Mantan Staf Ahli Panglima TNI Galang Ribuan Dukungan untuk Ruslan Buton
5
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
Hukum
13 jam yang lalu
Diduga Cabuli Pegawai Honorer, Anak Bupati Labuhanbatu Dipolisikan
6
Kasus Pemblokiran Internet di Papua, PTUN Putuskan Jokowi Bersalah, Dihukum Bayar Biaya Perkara Rp457 Ribu
Nasional
18 jam yang lalu
Kasus Pemblokiran Internet di Papua, PTUN Putuskan Jokowi Bersalah, Dihukum Bayar Biaya Perkara Rp457 Ribu
Loading...
Home  /   Berita  /   Pemerintahan

Hari Ini, Dewan Pertanian Negeri Sembilan Malaysia Kunjungi Kota Padang Panjang

Hari Ini, Dewan Pertanian Negeri Sembilan Malaysia Kunjungi Kota Padang Panjang
Pertubuhan Peladang Malaysia.(net)
Selasa, 20 Oktober 2015 21:31 WIB
Penulis: jontra
PADANG PANJANG, GOSUMBAR.COM - Hari Ini, Selasa 20 Oktober 2015, rombongan Dewan Pertanian Negeri Sembilan Kerajaan Malaysia atau Pertubuhan Peladang, mengunjungi Kota Padangpanjang untuk melakukan penjajakan kerjasama.

Rombongan dari negara jiran yang berjumlah 24 orang itu, dipimpin oleh Dato H.Ibrahim Bin Yahya, disambut Wali Kota Hendri Arnis, Ketua DPRD Asril Kasuma, unsur Muspida, jajaran Dinas Pertanian dan sejumlah kepala SKPD di aula kantor walikota setempat.

Dalam paparannya, Hendri menyebutkan, Padangpanjang memiliki karakteristik tersendiri bila dibandingkan dengan kota dan kabupaten lainnya di Sumatera Barat.

“Padangpanjang terletak di daerah perlintasan dan didukung cuaca yang sejuk. Sehingga, banyak pejabat tinggi yang datang ke Padangpanjang untuk mencicipi aneka kuliner di sini.  Seperti Sate Mak Syukur dan Rumah Makan Pak Datuk,” sebut wali kota muda itu.

Disampaikan, keunikan lain dari Padangpanjang, daging yang digunakan untuk pembuatan Sate Mak Syukur, adalah daging sapi yang dibesarkan dan dipotong di Padangpanjang. Sehingga, dengan cuaca yang dingin menyebabkan daging sapinya agak padat dan manis.

“Di bidang pertanian, Padangpanjang juga menjadi daerah penghasil sayur-sayuran yang digunakan untuk ekspor ke Malaysia dan Singapura, termasuk beberapa daerah Sumbar, Riau dan Jambi,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, Hendri Arnis juga membuka peluang kepada rombongan Petubuhan Peladangan Negeri Sembilan itu,  untuk melakukan kerjasama dan kunjungan balasan dengan Petubuhan Peladangan Negeri Sembilan. Apalagi, karakteristik kedua daerah juga sama-sama mengandalkan pertanian, sebagai usaha masyarakat.

Sementara itu, Dato H.Ibrahim Bin Yahya dalam kesempatan tersebut menyampaikan, rombongan yang berasal dari Negeri Sembilan tersebut merupakan dunsanak dari Minangkabau yang bermukim di Malaysia. Karena, secara historis, antara Minangkabau dan Negeri Sembilan memiliki hubungan persaudaraan yang telah lama terjalin.

“Saya sudah sering datang ke berbagai daerah di Sumatera Barat, tetapi baru kali ini menginjakkan kaki di Padangpanjang dan saya juga tidak menyangka akan mendapatkan sambutan semeriah ini. Saya juga berharap kepada rombongan yang datang pada saat ini, kalau ada tamu kita dari Padangpanjang datang ke Negeri Sembilan, jangan sampai penyambutannya berkurang dari ini, minimal sama lah dengan saat ini,” pesannya.

Meskipun tidak begitu banyak membahas tentang kondisi pertanian di Negeri Sembilan, Dato Ibrahim Bin Yahya, juga memaparkan tentang adat istiadat dan budaya di Negeri Sembilan yang hampir sama dengan budaya di Minangkabau.

Menjelang mengakhiri kunjungan di Padangpanjang, rombongan Petubuhan Peladangan Negeri Sembilan itu, juga mendengarkan ekspos tentang pertanian di Kota Padangpanjang yang disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pertanian, bahkan juga terjadi sesi tanya jawab, terkait kondisi pertanian di kedua daerah pada saat sekarang ini. (**)


Loading...
www www