Home  /  Berita  /  Politik

Beginilah Ulasan DPC PDIP Bukittinggi Terkait Penarikan Dukungan Terhadap Paslon IMAM

Beginilah Ulasan DPC PDIP Bukittinggi Terkait Penarikan Dukungan Terhadap Paslon IMAM
Pengurus DPC PDI-P Bukittinggi, Selasa, (20/10/2015).
Selasa, 20 Oktober 2015 22:20 WIB
Penulis: jontra
BUKITTINGGI, GOSUMBAR.COM - Dewan Pimpinan Cabang PDIP Bukittinggi resmi menarik dukungan terhadap calon walikota dan wakil walikota Bukittinggi Ismet Amzis-Zulbahri Majid, terhitung mulai hari ini, Selasa 20 Oktober 2015.

Namun DPC PDIP Bukittinggi hanya menarik dukungan, tidak menarik diri sebagai partai pengusung.

“Kalau menarik pengusungan dari KPU, itu harus melalui proses hukum. Tapi yang kami lakukan ini adalah menarik dukungan. Walau secara kepartaian PDIP Bukittinggi tetap mengusung pasangan Ismet-Zulbahri, namun secara personil kami tidak mendukung pasangan ini,” tutur Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPC PDIP Bukittinggi, Amruh Kumandang saat menggelar konfrensi pers di Rumah Makan Gon Raya Jalan By Pass Bukittinggi, Selasa, (20/10/2015).

Dalam kesempatan itu Amruh Kumandang menjelaskan, penarikan dukungan terhadap pasangan nomor lima itu dilakukan sesuai mekanisme kepartaian, serta berdasarkan hasil rapat evaluasi internal PDIP Bukittinggi hingga ke tingkat ranting.

“Kami telah melakukan evaluasi dan telah mengamati secara matang dan seksama terkait pasangan calon yang kami usung. Dari evaluasi itu disimpulkan bahwa kami sepakat untuk tidak lagi mendukung pasangan calon nomor lima. Hasil kesepakatan itu juga telah kami koordinasikan dan telah disetujui DPD PDIP Sumbar,” ungkap Amruh Kumandang.

Amruh juga mengungkapkan, selama ini PDIP Bukittinggi merasa tidak dihargai oleh tim pasangan calon nomor lima. Bahkan kader PDIP sama sekali tidak dilibatkan dalam tim pemenangan yang telah dibentuk oleh tim pasangan Ismet-Zulbahri.

“ Bagaimanapun juga Partai PDIP adalah partai pengusung. Tapi kami sama sekali tidak dilibatkan. Jadi semacam dilecehkan saja. Oleh karena itu, kami sepakat untuk tidak lagi mendukung pasangan calon Ismet-Zulbahri (IMAM) ini,” tegasnya.

wwwwww