Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Minta Polri Tidak Terlalu Parno, IPW: Segera Bebaskan Ruslan Buton
2
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
17 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
3
Gunakan Pasal 'Karet' UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
Politik
13 jam yang lalu
Gunakan Pasal Karet UU ITE, MPR Desak Polri Tak Menahan Ruslan Buton
4
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
17 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
5
Ini yang akan Dilakukan Pemko Padang Panjang di Masa Transisi New Normal
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Ini yang akan Dilakukan Pemko Padang Panjang di Masa Transisi New Normal
6
Jalan Bukittinggi - Pasaman Barat Sudah Bisa Dilewati Pasca Longsor
Agam
18 jam yang lalu
Jalan Bukittinggi - Pasaman Barat Sudah Bisa Dilewati Pasca Longsor
Loading...
Home  /   Berita  /   Hukum

Astaga... Ternyata Jumlah Pengguna Narkoba di Sumbar Mencapai 63.873 Orang

Sabtu, 05 September 2015 19:21 WIB
Penulis: .
astaga-ternyata-jumlah-pengguna-narkoba-di-sumbar-mencapai-63873-orang
SAWAHLUNTO, GOSUMBAR.COM - Jumlah pemakai narkoba di Ranah Miang ternyata lumayan besar. Menurut data Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumbar, sedikitnya jumlah pengguna di Sumbar mencapai 63.873 orang.

Hal itu diungkapkan Kepala BNN Provinsi Sumbar Kombes Arnowo SH MSi, Jumat (4/9) saat melantik pejabat BNN Kota Sawahlunto.

Kombes Arnowo dalam sambutannya meminta agar BNN Kota Sawahlunto segera bersinergi dengan pihak terkait, khususnya dalam upaya penanganan penyalahgunaan narkotika yang kian mengancam generasi muda.

“Pejabat yang telah dilantik agar segera menyesuaikan diri, bersinergi dengan semua pihak terkait,” ujar Arnowo.

Arnowo mengatakan, penanganan pe­nya­lahgunaan narkotika tidak bisa diselesaikan sendiri oleh BNN, namun mesti berkoordinasi dengan semua pihak terkait. Mulai dari kepolisian, pemerintah, TNI, rumah sakit, dinas sosial dan lainnya.

Secara nasional, ujar pria yang telah 4 tahun memimpin BNN Sumbar itu, angka pengguna narkotika nasional mencapai 4,2 juta orang. Sedangkan di Provinsi Sumbar sebanyak 63.873 pengguna.

“Angka tersebut merupakan hasil penelitian. Angka riilnya hingga saat ini belum diketahui. Keberadaan BNN Kota Sawahlunto sangat dih­a­rapkan dapat ikut berkontribusi menekan jumlah pengguna narkotika,” ujar Arnowo.

Dalam kesempatan yang sama, Walikota Sawahlunto Ali Yusuf mengatakan, Pemerintah Sawahlunto menyambut baik dan mendukung berdirinya BNN di kota berpenduduk 65 ribu jiwa lebih itu.

Sawahlunto sendiri menjadi kota kedua di Sumatera Barat, yang memiliki instansi vertikal BNN. Pemerintah memberikan dukungan dengan memfasilitasi tanah untuk pembangunan gedung seluas 1.200 meter persegi.

Selain itu, untuk tahap awal pemerintah daerah juga menugaskan sebanyak 8 personil pegawai, dalam membantu pelaksanaan kegiatan BNN Kota Sawahlunto. Untuk sementara, BNN Sawahlunto juga diberikan pinjaman gedung.

Ali Yusuf mengaku, pihaknya juga melakukan pencegahan penyalahgunaan narkotika dengan program-program positif di tengah masyarakat. Diantaranya program magrib mengaji, serta pengembangan kegiatan olahraga masyarakat.

BNN Sawahlunto dikepalai Guspriadi, dibantu Erlina Juita sebagai Kepala Seksi Rehabilitasi, dan Ilham sebagai Kasubag Umum, dan dibantu beberapa pegawai lainnya.

Guspriadi mengatakan, dirinya bersama pejabat yang diamanahkan dalam struktur BNN Kota Sawahlunto, akan segera melakukan sinergi dengan seluruh pihak terkait, untuk saling berkomunikasi dalam menangani penyalahgunaan narkotika.

BNN Kota Sawahlunto merupakan BNN ketiga yang berdiri di ranah minang, setelah BNN Provinsi Sumbar, dan BNN Kota Payakumbuh. ***

Sumber : harianhaluan.com
Kategori : Sawahlunto, Hukum

Loading...
www www