Home  /  Berita  /  Umum

Usai Digigit Anjing Liar, Tercatat Sembilan Warga Kabupaten Agam Tertular Rabies

Usai Digigit Anjing Liar, Tercatat Sembilan Warga Kabupaten Agam Tertular Rabies
Ilustrasi
Selasa, 01 September 2015 23:47 WIB
Penulis: Gosumbar.com
AGAM, GOSUMBAR.COM - Hingga bulan Agustus 2015, tercatat sebanyak 30 warga Kabupaten Agam digigit anjing liar dan sembilan kasus gigitan di antaranya positif terinfeksi rabies.

"Dari 30 kasus gigitan anjing ini sebanyak sembilan kasus yang positif rabies," ungkap Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Agam Farid Muslim, Selasa (1/9/2015).
 
Hal ini berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium veteriner Pemeriksaan Hewan di Kecamatan Baso, Agam.
 
Farid juga mengatakan, kasus gigitan anjing pada tahun ini lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada 2014, sebanyak 120 kasus gigitan dan 31 kasus positif terinfeksi rabies.
 
“Sementara 2013 sebanyak 36 jumlah gigitan anjing dan 24 kasus positif rabies. Sedangkan pada 2012 sebanyak 36 jumlah gigitan dan 20 kasus positif rabies,” terangnya.
 
Berkurangnya kasus gigitan ini, menurut Farid, karena Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Agam melakukan vaksinasi kepada hewan peliharaan seperti, anjing, kucing dan kera.
 
Pada tahun ini, menargetkan sebanyak 7.000 ekor anjing peliharaan. Ini sesuai dengan dosis vaksinasi yang dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada 2015.
 
"Pada tahun ini kami menganggarkan sebanyak 2.000 dosis vaksinasi dan sisanya dari Dinas Peternakan Provinsi Sumbar," tukasnya.
 
Selain pemberian vaksinasi, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Agam juga melakukan eliminasi kepada anjing liar dengan melibatkan petugas dan wali jorong.
 
"Eliminasi ini kita targetkan sebanyak 1.500 ekor anjing liar pada 2015," pungkasnya.

Sumber:GoSumbar.com
Kategori:Agam, Umum
wwwwww