Loading...
Home >  Berita >  Padang

Rayakan HUT ke-51, Ini Harapan Partai Golkar Padang

Rayakan HUT ke-51, Ini Harapan Partai Golkar Padang
Ketua DPD II Golkar Padang Wahyu Iramana Putra bersama pengurus lainnya melakukan tabur bunga di TMP Kusuma Bangsa, Padang, Sabtu (24/10)
Sabtu, 24 Oktober 2015 14:07 WIB
Penulis: Agip M Noerman
PADANG - DPD II Partai Golkar Padang menjaga tradisi berziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa, Padang untuk memperingati HUT ke-51. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua DPD II Golkar Padang, Wahyu Iramana Putra dan dihadiri sejumlah pengurus, Sabtu (24/10).

Wahyu mengatakan Partai Golkar terus melakukan tradisi berziarah ke makam pahlawan. Tradisi ini adalah bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan. "Tanpa perjuangan para pahlawan, tanah air Indonesia belum tentu merdeka," ujar Wahyu dihadapan para wartawan.

Pada usia ke-51 ini, Golkar memiliki beberapa harapan yang sejalan dengan slogan "Suara Golkar Suara Rakyat. Disebutkan Wahyu, dalam kondisi bencana kabut asap ini, harusnya pemerintah bertindak cepat. Khusus untuk Kota Padang, sebelum mengancam keselamatan warga, sudah waktunya Pemko menetapkan tanggap darurat terhadap kabut asap.

"Para wakil Partai Golkar di DPRD Padang mendesak Pemko menetapkan tanggap darurat. Hal ini dilakukan agar upaya penanggulangan kabut asap berjalan maksimal dan menjadi perhatian pemerintah pusat," tegas Wahyu.

Kemudian, tambah Wahyu, belum tuntasnya pembangunan Pasar Inpres Blok II juga menjadi perhatian Partai Golkar. Wakil Golkar di komisi II dan komisi III DPRD Padang terus mengawal dan mendesak Pemko menyelesaikan pembangunan ini secepatnya.

“Harapan kami, dengan selesainya pembangunan Pasar Inpres Blok II tidak ada lagi pedagang yang berjualan di penampungan,” paparnya.

Menurutnya, Partai Golkar berusaha menyelami dan hidup sesuai dengan nuansa kebatinan rakyat. Karena itu, lanjut Wakil Ketua DPRD Padang ini, Partai Golkar berusaha mendekatkan kepada rakyat. Partai Golkar semakin membuktikan diri sebagai partai rakyat sesuai dengan slogan. “Bahwa Partai Golkar itu harus merakyat, sesuai dengan ideologi karya kekaryaan,” lanjutnya.

Menyinggung putusan Mahkamah Agung (MA) yang memenangkan gugutan Golkar kubu Aburizal Bakrie, Wahyu mengajak kader Partai Golkar Padang lebih merapatkan konsolidasi. Menurutnya, konsolidasi akan lebih memperkuat kesatuan partai beringin. (agb)

Kategori : Padang, Politik

Loading...
www www