Loading...
Home >  Berita >  Pasaman

Diduga Keracunan, Puluhan Warga di Pasaman Mual dan Pusing Usai Makan Godok Goreng

Diduga Keracunan, Puluhan Warga di Pasaman Mual dan Pusing Usai Makan Godok Goreng
ilustrasi
Selasa, 01 September 2015 00:32 WIB
Penulis: .
PASAMAN, GOSUMBAR.COM - Diduga keracunan usai memakan godok goreng yang dibeli di pasar, puluhan warga di Seilolo, Nagari Muaro Seilolo, Kecamatan Mapattunggul Selatan, Kabupaten Pasaman mengalami mual dan pusing-pusing.

Jumlah warga yang mengalamu mual dan pusing-pusing ini diperkirakan mencapai 69 orang. Kondisi mereka sudah membaik setelah mendapat pertolongan dari petugas medis setempat.

“Iya, warga Seilolo keracunan akibat makan godok-godok yang mereka beli di pasar dari salah seorang pedagang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, Desrizal , Sabtu (29/8).

Dia mengatakan, kondisi ke-69 orang warga itu sudah mulai membaik usai ditangani secara intensif oleh petugas medis setempat. Tak hanya itu, kata Desrizal, sejumlah tenaga medis dan obat-obatan tambahan juga turut didatangkan.

“Alhamdulillah, kondisi warga kini sudah mulai pulih dan makin membaik. Petugas medis kita dilapangan mampu mengatasi, ditambah backup dari Dinkes kemarin,” katanya.

Pihaknya, sudah mengambil sampel dari penganan goreng itu untuk selanjutnya dibawa ke laboratorium untuk dilakukan pengecekan intensif.

“Makanan tersebut sudah diamankan dan selanjutnya dibawa ke laboratorium milik BPOM di Padang untuk dicek. Apa sebenarnya kandungan makanan itu hingga mengakibatkan banyak warga jatuh sakit karena keracunan,” tandasnya.

Lanjutnya, pihaknya juga sudah memintai keterangan dari pedagang yang diduga menjual makanan tersebut di pasar. Sejauh ini, tidak ada unsur kesengajaan.

“Warga yang keracunan sudah sehat. Pedagang juga sudah dimintai keterangan. Dugaan sementara keracunan dipicu dari tepung yang sudah kadaluarsa,” katanya seperti dilansir posmetropadang.co.id.

Dikatakan, puluhan tenaga medis dari Puskesmas dan Dinkes Pasaman masih disiagakan di tempat kejadian peristiwa (TKP), guna memberikan pelayanan kesehatan bagi warga yang terdampak.

"Mereka masih standby di lokasi untuk memberi pelayanan medis bagi warga yang terdampak,” katanya. ***

Sumber : posmetropadang.co.id
Kategori : Pasaman, Peristiwa

Loading...
www www