Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
Peristiwa
8 jam yang lalu
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
2
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
Kesehatan
22 jam yang lalu
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
3
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat 'New Normal' dengan...
GoNews Group
23 jam yang lalu
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat New Normal dengan...
4
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
GoNews Group
5 jam yang lalu
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
5
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
GoNews Group
5 jam yang lalu
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
6
'New Normal', Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
Ekonomi
4 jam yang lalu
New Normal, Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
Loading...
Home  /   Berita  /   Umum

15 Tahun Mati, Pebulutangkis Taufik Hidayat akan Hidupkan Kembali PLTU Sawahlunto

15 Tahun Mati, Pebulutangkis Taufik Hidayat akan Hidupkan Kembali PLTU Sawahlunto
Taufik Hidayat
Kamis, 03 September 2015 20:16 WIB
Penulis: .
SAWAHLUNTO, GOSUMBAR.COM - Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Salak, Sawahlunto, Sumbar yang sudah 15 tahun mati, akan dihidupkan kembali. Menariknya, investor yang berniat membiayai perbaikan dan operasional PLTU tersebut adalah pebulutangkis nasioanl, Taufik Hidayat.

Kabar bahwa Taufik berniat untuk berinvestasi di Sawahlunto dan menghidupkan kembali bekas PLTU Salak tersebut dibenarkan oleh Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf.

"Sekian lama PLTU itu tidak beroperasi, yakni sekitar 15 tahun, kini PLTU itu diminati oleh investor dan investor merupakan mantan pebulutangkis Indonesia Taufik Hidayat," ungkap Ali Yusuf, Kamis (3/9).

Sebagai langkah awal, menurutnya, pihaknya akan memfasilitasi keinginan Taufik Hidayat yang berencana untuk menanamkan investasi di bekas PLTU tersebut.

Informasi dari investor, kata Ali Yusuf melanjutkan, kemungkinan besar penanaman investasi untuk menghidupkan kembali PLTU Salak akan menghabiskan dana sebesar Rp 200 miliar.

Total investasi tersebut akan bisa kembali dalam jangka waktu lima tahun dengan menghasilkan daya yang akan dijual ke pihak PT Perusahaan Listrik Negara/PLN.

Oleh karena itu, Ali berharap, investasi untuk PLTU Salak tersebut dapat segera terlaksana. Karena tidak hanya akan menghidupkan kembali PLTU saja, tetapi juga akan membuka peluang investasi lain sekaligus peluang kerja bagi masyarakat sekitar mulai dari pembangunan hingga pelaksanaannya.

Tentunya, kata Ali, dengan aktif kembalinya PLTU tersebut, bisa berkontribusi terhadap program yang diusung oleh Pemerintahan Jokowi yakni membangun pembangkit listrik berkapasitas 35.000 Megawatt.

Selain dukungan dari Pemerintah Sawahlunto, PT Bukit Asam-UPO juga menyatakan siap mendukung rencana penanaman modal investasi yang akan dilakukan oleh mantan pebulutangkis nasional itu.

Selain meninjau bekas PLTU Salak, Ali menambahkan, calon investor yang dipimpin oleh Taufik Hidayat itu juga meninjau beberapa areal pertambangan batu bara yang akan dijadikan sebagai bahan baku kebutuhan pasokan untuk PLTU nantinya. ***

Sumber : jitunews.com
Kategori : Sawahlunto, Umum

Loading...
www www