Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
Peristiwa
8 jam yang lalu
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
2
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
Kesehatan
22 jam yang lalu
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
3
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat 'New Normal' dengan...
GoNews Group
23 jam yang lalu
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat New Normal dengan...
4
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
GoNews Group
5 jam yang lalu
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
5
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
GoNews Group
5 jam yang lalu
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
6
'New Normal', Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
Ekonomi
4 jam yang lalu
New Normal, Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
Loading...
Home  /   Berita  /   Peristiwa

Pagi Ini 2 Titik Panas Terpantau Satelit di Kabupaten Solok Selatan

Pagi Ini 2 Titik Panas Terpantau Satelit di Kabupaten Solok Selatan
Proses pemadaman hutan dari udara. (bnpb.go.id)
Minggu, 01 November 2015 06:46 WIB
Penulis: Calva
SOLOK SELATAN - Sebanyak 2 (dua) titik api Minggu pagi ini, 01 November 2015 terpantau di Provinsi Sumbar. Kedua titik api berada dalam kawasan Kabupaten Solok Selatan. Stasiun BMKG Global Atmosphere Watch (GAW) Kototabang, Agam mengingatkan Sumbar bagian selatan masih merasakan dampak kabut asap.

Sementara itu, di Pulau Sumatera Satelit Terra & Aqua (MODIS) secara umum memantau ada 125 titik api di Pulau Sumatera. Titik api ini kembali menanjak naik dari hari sebelumnya yakni hanya sebanyak 17 titik api di Hari Sabtu kemaren. Rincian titik api yang terpantu itu yakni, Sumut 1 titik, Sumbar (2), Riau (3), Jambi (15), Sumsel (71), Kep. Bangka Belitung (16) dan Lampung (16). (p>

Sedangkan hasil pantauan satelit NOAA-18, sebanyak 50 titik panas tersebar di Pulau Sumatera. Titik panas itu berada di Riau (1 buah), Jambi (11), Sumsel (26), Babel (9) dan Lampung (3). Kondisi ini akan menyebabkan terjadinya dampak kabut asap di selatan Sumatera ditambah dengan masih belum merata turunnya hujan di wilayah itu. (p>
Khusus di Sumbar, sejak kemaren kualitas udara sudah berada dalam level sehat alias baik. Hasil monitoring ISPU berdasarkan indek angka PM10 di GAW Kototabang pada hari kemaren berada pada level baik. Level ini terus bertahan hingga malam, dengan kata lain angka PM10 berada pada ambang rata-rata harian dibawah 50 ug/m3. (***)

Kategori : Solok Selatan, Peristiwa

Loading...
www www