Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Tandatangani PP Tapera, DPR: Rakyat Tambah Menderita
Politik
22 jam yang lalu
Jokowi Tandatangani PP Tapera, DPR: Rakyat Tambah Menderita
2
PSBB Transisi, Kendaraan Pribadi Boleh Angkut Penumpang Penuh asal Satu Keluarga
Pemerintahan
23 jam yang lalu
PSBB Transisi, Kendaraan Pribadi Boleh Angkut Penumpang Penuh asal Satu Keluarga
3
Tagihan Listrik Melonjak, Ini Penjelasan PLN
Peristiwa
14 jam yang lalu
Tagihan Listrik Melonjak, Ini Penjelasan PLN
4
Ibu Curi Sawit di Riau Dianggap Kasus 'Ecek-ecek', DPR: Sebagai BUMN, PTPN V Memalukan
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Ibu Curi Sawit di Riau Dianggap Kasus Ecek-ecek, DPR: Sebagai BUMN, PTPN V Memalukan
5
Spanduk Ucapan Selamat kepada 'Negara Federal China Baru' Berkibar di Langit AS
GoNews Group
19 jam yang lalu
Spanduk Ucapan Selamat kepada Negara Federal China Baru Berkibar di Langit AS
6
Tapera Diresmikan, Syarief Hasan: Jangan Memberatkan Rakyat Lagi
Politik
20 jam yang lalu
Tapera Diresmikan, Syarief Hasan: Jangan Memberatkan Rakyat Lagi
Loading...
Home  /   Berita  /   Politik

Kejari akan Awasi Penggunaan Anggaran dalam Pilkada Limapuluh Kota

Kejari akan Awasi Penggunaan Anggaran dalam Pilkada Limapuluh Kota
Kajari Payakumbuh, Hasbih SH
Sabtu, 22 Agustus 2015 13:21 WIB
Penulis: Arie MF Jambak
SARILAMAK, GOSUMBAR.COM - Kejaksaan Negeri (Kejari) Payakumbuh menyatakan akan ikut mengawal proses perhelatan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Limapuluh Kota.

Berbagai pembiayaan, termasuk penggunaan anggaran untuk tes kesehatan bacalon, dipastikan  tak luput dari pengawasan Kejari.

“Kami akan mengawasi penggunaan anggaran dalam proses tahapan Pilkada di daerah ini sebagaimana instruksi Jaksa Agung,” tegas Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh Hasbih SH menjawab wartawan, kemarin.

Selain mengawasi penggunaan anggaran, Hasbih juga mengatakan Kejaksaan turut mengawal proses Pilkada hingga dilantiknya pasangan kepala daerah nantinya. Sebab, pesta demokrasi ini berpotensi menimbulkan gesekan dan konflik horizontal dan vertikal.

“Untuk itu Pilkada ini perlu dikawal dan diawasi,” ujar Hasbih.

Sementara untuk mengantisipasi munculnya tindakan melanggar hukum dalam pelaksanaan Pilkada tersebut, Hasbih menyebut pihaknya juga akan memberikan masukan ke semua pihak termasuk Pemda dan KPU.

“Masukan ini perlu kita lakukan agar dalam pelaksanaan semua tahapan Pilkada tidak menimbulkan hal yang bertentangan dengan hukum,” kata Hasbih.

Seperti diketahu, Pilkada yang akan berlangsung 9 Desember 2015 nanti akan memilih Bupati dan Wakil Bupati Limapuluh Kota periode 2016-2021 menggantikan Alis Marajo dan Asyirwan Yunus.

Dalam tahapan pendaftaran pasangan calon beberapa waktu lalu, KPU Kabupaten Limapuluh Kota telah menerima berkas dokumen dari 4 pasangan bakal calon (bacalon) bupati dan wakil bupati.

Keempat pasang balon itu adalah pasangan Rifa Yendi-Zulhikmi (perseorangan), pasangan Asyirwan Yunus-Ilson Cong, pasangan Azwar Ches Putra-Yunirwan Khatib, dan pasangan Irfendi Arbi-Ferizal Ridwan.(mds)

Kategori : Limapuluh Kota, Politik

Loading...
www www