Home  /  Berita  /  Politik
Pilkada Bukittinggi 2015

Pasangan Cawako Independen RI-4 Unggul di Setiap TPS Para Kompetitornya

Rabu, 09 Desember 2015 18:15 WIB
Penulis: jontra
pasangan-cawako-independen-ri4-unggul-di-setiap-tps-para-kompetitornyaPasangan cawako independen Ramlan - Irwandi mendapatkan ucapan selamat dari para pendukungnya.
BUKITTINGGI - Diluar dugaan, pasangan cawako yang maju dari jalur perseorangan (independen) Ramlan-Irwandi (RI) nomor urut empat, unggul di seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) para pesaingnya.

Pasangan Ramlan-Irwandi ini bahkan menggulingkan dua petahana yang ikut maju pada Pilkada Bukittinggi 2015 ini yakni Ismet Amzis dan Harma Zaldi.

Di TPS 2 Kelurahan Belakang Balok Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB) Bukittinggi, yang merupakan tempat petahana Ismet Amzis (calon walikota nomor urut lima) mencoblos, Ramlan-Irwandi memperoleh 96 suara, disusul pasangan Ismet-Zulbahri 62 suara, Harma Zaldi-Rahmi Brisma (nomor urut tiga) 41 suara, Taslim-Marfendi (nomor urut satu) 25 suara dan Febby-Zul Ifkar (nomor urut dua) 9 suara.

Sementara di TPS 14 Kelurahan Aua Tajungkang Tangah Sawah (ATTS) Kecamatan Guguak Panjang, tempat petahana Harma Zaldi mencoblos, pasangan Ramlan-Irwandi juga berjaya dengan memperoleh 94 suara, disusul Ismet-Zulbahri 76 suara, Harma Zaldi-Rahmi Brisma 58 suara, Taslim-Marfendi 28 suara, serta Febby-Zul Ifkar 2 suara.

Di TPS 22 Kelurahan Tarok Dipo Kecamatan Guguak Panjang, tempat Rahmi Brisma (calon wakil walikota nomor urut tiga) mencoblos, pasangan Ramlan-Irwandi juga unggul, dengan memperoleh 96 suara, disusul Ismet-Zulbahri 44 suara, Harma Zaldi-Rahmi Brisma 39 suara, Taslim-Marfendi 10 suara dan Febby-Zul Ifkar 1 suara.

Sementara di TPS 15 Kelurahan Birugo Kecamatan ABTB, tempat Zul Ifkar (calon wakil walikota nomor urut dua) mencoblos, Ramlan-Irwandi juga unggul dengan perolehan 50 suara, disusul Taslim-Marfendi 38 suara, Ismet-Zulbahri 26 suara, Febby-Zul Ifkar 15 suara, serta Harma Zaldi-Rahmi Brisma 8 suara.

Seperti diberitakan sebelumnya, empat calon walikota dan wakil walikota lainnya seperti Taslim, Febby, Zulbahri dan Marfendi tidak melakukan pencoblosan, karena tidak memiliki KTP sebagai warga Kota Bukittinggi.(**)

Ads
wwwwww