Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
Peristiwa
7 jam yang lalu
Kapolsek Tabrak Rumah Warga, Nenek dan Cucu Balitanya Tewas
2
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
Kesehatan
21 jam yang lalu
Kisah Mualaf Penemu Rapid Test Jacky Ying saat Memutuskan Pakai Jilbab
3
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat 'New Normal' dengan...
GoNews Group
23 jam yang lalu
Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19 saat New Normal dengan...
4
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
GoNews Group
4 jam yang lalu
Total Bantuan PKS untuk Penanggulangan Covid-19 Capai Rp68,9 M
5
'New Normal', Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
Ekonomi
3 jam yang lalu
New Normal, Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka
6
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
GoNews Group
4 jam yang lalu
Begini Seharusnya Prosedur Mewawancarai Napi...
Loading...
Home  /   Berita  /   Pemerintahan

Sumatera Barat Mulai Bangun Stasiun Kereta Api Bandara Minangkabau

Sumatera Barat Mulai Bangun Stasiun Kereta Api Bandara Minangkabau
Jum'at, 14 Agustus 2015 00:10 WIB
Penulis: Hermanto Ansam
PADANG PARIAMAN, GOSUMBAR.COM - Pemerintah Provinsi Sumatra Barat bersama Ditjen Perkeretaapian, Ditjen Perhubungan Udara, PT Angkasa Pura II dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) sekaligus Ground Breaking Pembangunan Stasiun KA Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Jalur kereta api ini akan menghubungkan Duku - BIM dan merupakan bagian dari proyek Trans Sumatra Railways.

"Pembangunan kereta api ke bandara merupakan tindak lanjut dari MoU antara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan lima pemprov (pemerintah provinsi) di Sumatra," kata Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Sumatra Bagian Barat, Jumardi di BIM, Kamis (13/8/2015).

Ia menjelaskan, konstruksi pembangunan jalur KA antara Duku - BIM telah dimulai pada 2012 dengan pembebasan lahan. Dari tahun tersebut, pembangunan telah menelan biaya sebesar Rp 127,5 miliar.

"Tujuan pembangunan jalur KA antara Duku - BIM, untuk mewujudkan integrasi pelayanan transportasi udara dengan kereta api," ujar dia.

Pembangunan Jalur KA Duku menuju BIM, akan membentang sepanjang 3,9 kilometer (km) dengan luas tanah sekira 10 - 12 hektar (ha). Selain itu, akan dibangun pula satu unit jembatan KA yang melintasi Sungai Batang Anai selebar 164 meter, dua unit stasiun, yaitu Stasiun Duku dan Stasiun BIM serta sistem persinyalan mekanik.

Menurut Jumardi, Stasiun BIM yang akan dibangun berjarak 100 meter dari bandara. Stasiun tersebut, menempati lahan seluas 7.000 meter persegi dengan kapasitas 1.000 orang. Kemudian, untuk menghubungkan stasiun ke BIM, akan dibangun sky bridge.

"Desain stasiun aman gempa hingga 10 SR," kata Jumardi.

Sebelumnya, PT KAI telah mengirim satu komuter ke Sumbar. Komuter tersebut, terletak di Stasiun Simpang Haru. Komuter inilah yang nantinya akan melayani jalur Padang - BIM.

"Kita merencakan komuter melayani 12 kali pulang pergi Padang - BIM," imbuhnya. ***

Sumber : republika.co.id
Kategori : Padang Pariaman, Pemerintahan

Loading...
www www