Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Peristiwa
6 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
2
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
Politik
21 jam yang lalu
Sisa 20 Hari Tentukan RUU HIP, Bamsoet: Bola Ada di Tangan Pemerintah
3
Melihat National Geographic 'Berburu' Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
Peristiwa
22 jam yang lalu
Melihat National Geographic Berburu Kuliner Minang yang Bikin Rendang Semakin Mendunia
4
Pemda Solok Selatan Hapus Aset 'Medan Nan Bapaneh' untuk RTH Seribu Rumah Gadang
Solok Selatan
21 jam yang lalu
Pemda Solok Selatan Hapus Aset Medan Nan Bapaneh untuk RTH Seribu Rumah Gadang
5
Syarief Hasan: MPR dan PBNU Satu Pandangan soal Pembatalan RUU HIP
Politik
21 jam yang lalu
Syarief Hasan: MPR dan PBNU Satu Pandangan soal Pembatalan RUU HIP
6
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
6 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Diguncang Gempa Magnitudo 5,1, Warga Sukabumi Berhamburan

Diguncang Gempa Magnitudo 5,1, Warga Sukabumi Berhamburan
Ilustrasi. (int)
Senin, 06 Januari 2020 08:00 WIB
SUKABUMI - Gempa dengan magnitudo 5,1 mengguncang Kota dan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (6/1) pagi. Sebagian warga Sukabumi berhamburan keluar rumah karena terkejut.

Dikutip dari republika.co.id, menurut data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa dengan magnitudo 5.1 tersebut terjadi sekitar pukul 06.12 WIB. Lokasi gempa berada di titik koordinat 8.15 LS, 107.34 BT, 120 kilometer Barat Daya Kabupaten Garut Jawa Barat dengan kedalaman sekitar 10 kilometer.

''Getaran gempa cukup kuat terasa dan sebagian warga keluar rumah,'' ujar warga Kampung Parungseah RT 02 RW 06, Desa Parungseah, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, Atep Maulana (35 tahun).

Menurut Atep, guncangan gempa berlangsung singkat. Atep mengungkapkan, gempa tidak menyebabkan kerusakan pada bangunan. Namun, kejadian tersebut hanya mengagetkan warga yang tengah akan memulai aktivitas di pagi hari.

Guncangan gempa juga dirasakan oleh sejumlah warga Kota Sukabumi lainnya. ''Getaran gempa cukup kencang dan mengejutkan warga,'' ujar warga di Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi Iman S (40).

Akibatnya, warga di sekitar rumahnya keluar rumah karena khawatir ada gempa susulan. Setelah beberapa saat kemudian, warga kembali beraktivitas normal karena tidak terjadi gempa susulan.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Zulkarnain Barhami mengatakan, pihaknya masih memantau dampak gempa di lapangan. Informasi yang diperoleh sebagian warga merasakan getaran gempa tersebut, namun hingga kini belum ada laporan kerusakan akibat gempa.***

Editor : hasan b
Sumber : republika.co.id
Kategori : Ragam

Loading...
www www