Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Usung 'Sumangaik Baru', Faldo Maldini Daftarkan Diri Maju di Pilgub Sumbar
Politik
17 jam yang lalu
Usung Sumangaik Baru, Faldo Maldini Daftarkan Diri Maju di Pilgub Sumbar
2
Mulai Senin Ini, Pasaman Barat Tetapkan ASN Bappeda-Pemnag Bekerja dari Rumah
Pasaman Barat
17 jam yang lalu
Mulai Senin Ini, Pasaman Barat Tetapkan ASN Bappeda-Pemnag Bekerja dari Rumah
3
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
Peristiwa
18 jam yang lalu
Kapal Patroli Polairud Tenggelam, 3 Polisi Hilang
4
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
Peristiwa
17 jam yang lalu
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
5
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
Kesehatan
23 jam yang lalu
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
6
Calon Tunggal Berpontensi Hadapi 31 Kotak Kosong Jadi Preseden Buruk Pilkada
GoNews Group
4 jam yang lalu
Calon Tunggal Berpontensi Hadapi 31 Kotak Kosong Jadi Preseden Buruk Pilkada
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Warga Solok Selatan Hilang Terseret Banjir Saat Melintas di Jembatan Pakai Sepeda Motor

Warga Solok Selatan Hilang Terseret Banjir Saat Melintas di Jembatan Pakai Sepeda Motor
Pencarian korban terseret banjir menggunakan perahu karet. (kompas.com)
Senin, 09 Desember 2019 06:35 WIB
ARO SUKA - W (48), warga Sungai Kunyit, Sangir Balai Janggo, Solok Selatan, Sumatera Barat, hilang terseret banjir, Sabtu (7/12/2019) siang.

Dikutip dari kompas.com, W dilaporkan hanyut diseret banjir saat melintas di jembatan Sungai Jujuan, Sangir Balai Janggo, mengendarai sepeda motor.

Hingga Ahad (8/12/2019), W belum ditemukan.

''Kejadiannya kemarin sekitar pukul 11.00 WIB. Sampai sekarang korban masih dalam pencarian,'' kata Kepala BPBD Solok Selatan, Richi Amran, saat dihubungi Kompas.com, Ahad.

Richi mengatakan, kejadian berawal saat W hendak pergi kerja dan melintas di jembatan Sungai Jujuan dengan kendaraan roda dua.

Saat berada di atas jembatan, air tiba-tiba naik dan membuat korban jatuh ke sungai dan terseret air deras.

''Korban jatuh ke sungai dan terseret air sungai yang sangat deras,'' kata Richi.

Usaha pencarian terus dilakukan menggunakan perahu karet. Namun, karena kondisi sungai yang arusnya deras dan air sungai masih keruh membuat usaha pencarian belum membuahkan hasil.

''Kami terus melakukan usaha pencarian dengan menggunakan perahu karet. Kondisi sungai masih belum bagus karena arus deras dan airnya keruh,'' kata Richi. ***

Editor : hasan b
Sumber : kompas.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www