Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
Politik
21 jam yang lalu
Sukamta Sebut New Normal Hanya Kedok Pemerintah Tutupi Kegagalan Tangani Covid-19
2
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
Hukum
4 jam yang lalu
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
3
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar 'Bokep' Eks Kontributor Majalah Dewasa
Pemerintahan
6 jam yang lalu
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar Bokep Eks Kontributor Majalah Dewasa
4
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
Hukum
4 jam yang lalu
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
5
Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...
GoNews Group
22 jam yang lalu
Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
6
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
Politik
7 jam yang lalu
Eks Kontributor Playboy Jadi Dirut TVRI, Hidayat: Dewas Kangkangi TAP MPR Etika Kehidupan Berbangsa
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Ditembak Saat Shalat, 15 Muslim Tewas dalam Masjid

Ditembak Saat Shalat, 15 Muslim Tewas dalam Masjid
Kelompok bersenjata. (republika.co.id)
Minggu, 13 Oktober 2019 09:47 WIB
BURKINA - Sedikitnya 15 orang umat Islam (Muslim) meninggal dunia dalam sebuah masjid di Burkina Faso utara, Jumat (11/10) petang. Mereka tewas setelah ditembak sejumlah pria saat menunaikan shalat.

Dikutip dari sidonews.com, pembantaian terhadap umat Islam dalam masjid itu diungkapkan sumber keamanan dan seorang pejabat setempat.

''Orang-orang bersenjata memasuki masjid di Desa Salmossi di wilayah Oudalan yang berbatasan dengan Mali dan melepaskan tembakan,'' kata dua sumber itu.

''Yang lainnya terluka parah,'' kata sumber keamanan itu seperti disitir dari Reuters, Ahad (13/10/2019). Identitas orang-orang bersenjata itu belum jelas.

Pemberontakan oleh kelompok-kelompok yang memiliki kaitan dengan ISIS dan Al-Qaeda telah melintas ke Burkina Faso tahun ini dari Mali yang berdekatan. Hal ini memicu ketegangan etnis dan agama, terutama di wilayah utara.

Serangan-serangan kelompok bersenjata telah menghancurkan ketenangan relatif di Burkina Faso yang sampai tahun ini sebagian besar telah terhindar dari jenis kekerasan yang telah membuat banyak wilayah Sahel tidak dapat dikendalikan, terutama Mali.

Sejumlah orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka di daerah yang paling parah di Burkina Faso telah meningkat lebih dari enam kali lipat sejak Januari menjadi sekitar 500.000. Demikian yang dikatakan oleh PBB dan kelompok bantuan.

Pekan lalu, 20 orang tewas dalam serangan oleh tersangka teroris di situs penambangan emas di utara negara itu.***

Editor : hasan b
Sumber : sidonews.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www