Loading...    
           

Ditangkap Polisi Saat Jalankan Tugas Kemanusiaan, Petugas Medis Ambulans Pemprov DKI Masih Trauma

Ditangkap Polisi Saat Jalankan Tugas Kemanusiaan, Petugas Medis Ambulans Pemprov DKI Masih Trauma
Sejumlah ambulans milik Pemprov DKI dan PMI diamankan di Mapolda Metro Jaya. (poskotanews.com)
Rabu, 02 Oktober 2019 14:31 WIB
JAKARTA - Sejumlah ambulans milik Pemprov DKI Jakarta yang menjalankan tugas kemanusiaan saat aksi demonstrasi di Jakarta beberapa hari lalu diamankan aparat kepolisian. Petugas medis yang ada dalam ambulans tersebut ikut ditangkap polisi.

Dikutip dari poskotanews.com, petugas medis ambulans yang sempat diamankan di Mapolda Metro Jaya itu sudah dipulangkan dan kembali bekerja. Meski mengalami luka ringan dan masih trauma, namun sudah bisa beraktifitas setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

''Petugas kita sekarang sudah kembali bekerja setelah mendapat pemeriksaan di RS Tarakan. Kemarin kami cek di Tarakan adalah tim dari Puskesmas Pademangan yang sempat ditahan semalam,'' kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti, kepada wartawan, Rabu (2/10/2019).

Dari beberapa kendaraan ambulans beserta tenaga medis yang diamankan Polda Metro Jaya saat aksi unjuk rasa beberapa waktu lalu karena dituduh memasok batu dan bensin, ternyata hanya satu mobil ambulans milik Pemprov DKI, sedangkan sisanya milik PMI.

Setelah melalui proses pemeriksaan intensif oleh penyidik, seluruh petugas medis dan mobil ambulans tidak terbukti seperti yang dituduhkan. Polisi berdalih saat itu banyak massa perusuh bersembunyi di balik mobil ambulans.

''Tiga orang (petugas medis) dari Pademangan. Ya ada luka ringan, trauma ringan,'' ucap Widyastuti.

Kendati demikian, lanjut dia, pihaknya belum mendapatkan keterangan lengkap dari para tenaga medis terkait apa yang menimpa dan kronologis peristiwa saat mereka di lapangan. Pasalnya, mereka masih menjalani tahap pemulihan.

''Belum sampai ke situ. Karena mereka belum bisa cerita dengan maksimal. Saya masih menghargai mereka. Mereka butuh istirahat,'' tandas Widyastuti. ***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:SerbaSerbi

Loading...
GoSumbar.com Wanita Perekam dan Penyebar Video Ancam Penggal Kepala Jokowi Divonis Bebas
GoSumbar.com Artis Korea Sulli Ditemukan Tak Bernyawa di Apartemen
GoSumbar.com Wali Kota Pesta Seks dengan Sejumlah Pelacur di Kapal, Videonya Beredar Luas
GoSumbar.com Ajakan Menikah Ditolak, Pemuda Nekat Bunuh Diri di Hadapan Janda Idamannya
GoSumbar.com Ada Pesan dari Pemimpin Tentara Pembebasan Papua Sebelum Kerusuhan di Wamena, Warga Pendatang Akan Dieksekusi
GoSumbar.com Wuih, Ibu Rumah Tangga Cantik Ini Sendirian Gelapkan 62 Mobil dalam 2 Bulan, Begini Modusnya
GoSumbar.com Tangki Mobil Mengisi BBM Bocor, SBPU Bukit Ambacang Nagari Gadut Terbakar Tadi Malam
GoSumbar.com Pohon Ini Tahan Api, BNPB Silakan Gubernur dan Bupati Ambil Bibit untuk Ditanam di Daerah Rawan Karhutla
GoSumbar.com Dijanjikan Dinikahi Jika Hamil, Siswi SMP Dicabuli Remaja Baru Dikenalnya di FB, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara
GoSumbar.com Kapolda Papua Sebut Penikaman Pekerja di Wamena Ada Hubungannya dengan Kerusuhan 23 September
GoSumbar.com Kajian Ustaz Abdul Somad di UII Dihadiri 7.000 Jamaah, Rektor: Luar Biasa, Alhamdulillah
GoSumbar.com Berdalih Beri Pelajaran Seks, Ayah Perkosa Putrinya Selama 20 Tahun Hingga Lahirkan 6 Anak yang Juga Dicabulinya
GoSumbar.com Ambon dan Seram Disebut Bakal Lenyap Terseret ke Palung Laut Sedalam 7 Kilometer, Begini Penjelasan BNPB
GoSumbar.com Ditembak Saat Shalat, 15 Muslim Tewas dalam Masjid
GoSumbar.com Digauli Ayah Tiri, Gadis 16 Tahun di Ciputat 2 Kali Hamil dan Melahirkan, Terungkap Saat Melamar Kerja
GoSumbar.com Kenal Lewat FB, Remaja Ini Cabuli 4 Gadis, Satu Korban Siswi Kelas II SMP
GoSumbar.com Ditikam Orang Tak Dikenal Sepulang Bekerja, Pria Asal Sulsel Tewas di Wamena
GoSumbar.com Topan Hagibis Bisa Sebabkan Gelombang 4 Meter di Peraian Indonesia
wwwwww