Loading...    
           

Percakapan di 'Grup STM' Tunggu Bayaran Demo Disebut Milik Polisi, Begini Kata Karo Penmas Polri

Percakapan di Grup STM Tunggu Bayaran Demo Disebut Milik Polisi, Begini Kata Karo Penmas Polri
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (int)
Selasa, 01 Oktober 2019 16:57 WIB
JAKARTA - Percakapan sejumlah siswa STM di grup whatsapp yang menunggu uang pembayaran atas demo yang mereka lakukan di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (30/9), beredar di media sosial.

Dikutip dari merdeka.com, dalam chat (percakapan) yang beredar tersebut, anak-anak STM itu mengatakan datang ke Jakarta untuk berdemo karena dibayar. Mereka gelisah, marah-marah di grup tersebut, mencari keberadaan si korlap aksi, lantaran pembayaran tak kunjung mereka terima.

Setelah percakapan anak-anak STM itu beredar, warganet yang penasaran, mencoba menelusuri nomor-nomor yang tertera melalui aplikasi pelacak nomor telepon Truecaller atau Get Contact. Hasilnya, didapati pemilik nomor-nomor pada 'grup STM' tersebut adalah anggota kepolisian.

Ada Upaya Propaganda

Menanggapi itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyatakan, ada upaya propaganda di media sosial menggunakan cara tersebut.

''Nah ini, jadi kita paham betul apa yang ada di media sosial itu. Karena sebagian besar adalah anonymous, narasi-narasi yang dibangun adalah narasi propaganda, tentunya dari direktorat Cyber Bareskrim sudah memprofiling,'' tutur Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (1/9).

Menurut Dedi, pada akhirnya narasi yang digunakan bersifat provokatif untuk membuat kegaduhan di masyarakat. Sama halnya dengan kasus surat suara tercoblos di tujuh kontainer dan lainnya.

''Belum bisa dipastikan, kalau itu anggota polisi pun kan belum bisa dipastikan betul anggota atau bukan, dan narasinya saya belum baca, ada unsur perbuatan pidananya nggak. Kalau enggak ada perbuatan pidana, nanti jajaran multimedia akan membuat literasi digital agar masyarakat betul-betul cerdas dan bijak menggunakan sosmed,'' kata Dedi.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi

Loading...
GoSumbar.com Pohon Ini Tahan Api, BNPB Silakan Gubernur dan Bupati Ambil Bibit untuk Ditanam di Daerah Rawan Karhutla
GoSumbar.com Dijanjikan Dinikahi Jika Hamil, Siswi SMP Dicabuli Remaja Baru Dikenalnya di FB, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara
GoSumbar.com Kapolda Papua Sebut Penikaman Pekerja di Wamena Ada Hubungannya dengan Kerusuhan 23 September
GoSumbar.com Kajian Ustaz Abdul Somad di UII Dihadiri 7.000 Jamaah, Rektor: Luar Biasa, Alhamdulillah
GoSumbar.com Berdalih Beri Pelajaran Seks, Ayah Perkosa Putrinya Selama 20 Tahun Hingga Lahirkan 6 Anak yang Juga Dicabulinya
GoSumbar.com Ambon dan Seram Disebut Bakal Lenyap Terseret ke Palung Laut Sedalam 7 Kilometer, Begini Penjelasan BNPB
GoSumbar.com Ditembak Saat Shalat, 15 Muslim Tewas dalam Masjid
GoSumbar.com Digauli Ayah Tiri, Gadis 16 Tahun di Ciputat 2 Kali Hamil dan Melahirkan, Terungkap Saat Melamar Kerja
GoSumbar.com Kenal Lewat FB, Remaja Ini Cabuli 4 Gadis, Satu Korban Siswi Kelas II SMP
GoSumbar.com Ditikam Orang Tak Dikenal Sepulang Bekerja, Pria Asal Sulsel Tewas di Wamena
GoSumbar.com Topan Hagibis Bisa Sebabkan Gelombang 4 Meter di Peraian Indonesia
GoSumbar.com Dicopot Sebagai Dandim Kendari Gara-gara Unggahan Istri, Kolonel Hendi: Saya dan Keluarga Ikhlas
GoSumbar.com Pelaku Kekerasan Segera Disimpulkan Radikal, Din: Umat Islam Sudah Bosan dengan Pendekatan Seperti Itu
GoSumbar.com Ini Komentar Istrinya Terkait Wiranto di Facebook yang Sebabkan Dandim Kendari Dicopot dan Ditahan
GoSumbar.com Nurul Ghufron Batal Jadi Pimpinan KPK Bila UU Hasil Revisi Diberlakukan
GoSumbar.com Berkali-kali Tersungkur di Makam Akbar, Ibunda Remaja Korban Demo Ricuh: Allahu Akbar, Anak Saya Disiksa
GoSumbar.com Penusuk Wiranto Dikenal Cerdas, Lulusan Fakultas Hukum Universitas Ternama yang Rumahnya Digusur Bangun Jalan Tol
GoSumbar.com BNN Tangkap Sipir Lapas dan Istri Serta Amankan 20,5 Kg Sabu Asal Malaysia
wwwwww