Loading...
Home >  Artikel >  SerbaSerbi

Hape Disadap, Istri Ketahuan Selingkuh Dicukur Suami Pakai Sabit, Akhirnya Berdarah-darah

Hape Disadap, Istri Ketahuan Selingkuh Dicukur Suami Pakai Sabit, Akhirnya Berdarah-darah
Ilustrasi. (int)
Kamis, 12 September 2019 02:00 WIB
KEDIRI - Nasib malang dialami seorang ibu rumah tangga di Kota Kediri, Jawa Timur. Ia dianiaya suaminya sendiri karena diduga selingkuh dengan pria idaman lain. Naik pitam, sang suami pun mencukur rambut istrinya dengan sabit.

Korban bernama Lina Ekowati, warga Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Ibu dua anak ini dilarikan ke RS Muhammadiyah Ahmad Dahlan, Kota Kediri setelah mengalami luka sayatan di kepalanya.

Pelaku penganiayaan adalah Ari Murdani, suaminya. Pelaku sudah diamankan anggota Satreskrim Polresta Kediri usai peristiwa berdarah tersebut. Turut diamankan, sebilah arit yang digunakan untuk melukai istrinya.

Tragedi keluarga ini berlangsung di rumah mereka di Jalan Argo Sapto Mrican, Rabu (11/9/2019) sekitar pukul 08.00 WIB. Menurut Budi Purnomo, Ketua RW 01, awalnya sang suami memergoki istrinya menjalin hubungan gelap dengan seorang pria asal Mojoroto. “Suaminya menyadap HP milik sang istri. Kemudian mendapati adanya perselingkuhan. Seketika itu, pelaku emosi,” kata Budi di rumah korban.

Pelaku kemudian mengambil sebilah arit. Selanjutnya, pelaku bermaksud mencukur gundul istrinya menggunakan senjata sabit itu. Tetapi karena korban berontak, akhirnya mengalami luka sayatan di kepala bagian belakang.

“Lukanya di kepala bagian belakang sedalam 10 centimeter. Pelaku sendiri yang kemudian dibantu warga membawa istrinya ke rumah sakit,” imbuh Budi.

Ditambahkan Budi, pelaku tidak bermaksud melukai istrinya. Tetapi hanya sekadar memberikan hukuman memangkas rambut agar tidak mengulangi istrinya dan tidak keluar rumah.

Saat ini Lina tengah menjalani operasi di RS Ahmad Dahlan. Sementara sang suami masih menjalani pemeriksaan di Polresta Kediri. Budi berharap kasus tersebut dalam diselesaikan secara kekeluargaan dan kedua belah pihak bisa berdamai.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Mojoroto, Iptu Priyo mengaku, kasus tersebut diambil alih Polresta Kediri karena masuk kategori KDRT. ***

Editor : Hermanto Ansam
Sumber : beritajatim.com
Kategori : SerbaSerbi

Loading...
www www