Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
GoNews Group
14 jam yang lalu
Soal Bantuan Karyawan dengan Upah di Bawah Rp5 Juta, Ini Catatan Komisi XI
2
Usai Diajak Nonton Video Porno, Gadis 18 Tahun Digilir 4 Pria dan Dibiarkan Terkapar di Halaman Rumah
Peristiwa
12 jam yang lalu
Usai Diajak Nonton Video Porno, Gadis 18 Tahun Digilir 4 Pria dan Dibiarkan Terkapar di Halaman Rumah
3
Ekonomi Anjlok, Wakil Ketua MPR: Bukti Kebijakan Pemerintah Tak Efektif
GoNews Group
13 jam yang lalu
Ekonomi Anjlok, Wakil Ketua MPR: Bukti Kebijakan Pemerintah Tak Efektif
4
Total 118.753 Orang, 1.882 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 29 Provinsi, Ini Rinciannya
Kesehatan
8 jam yang lalu
Total 118.753 Orang, 1.882 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 29 Provinsi, Ini Rinciannya
5
Memilukan, Buruh Tani Terpaksa Curi HP Agar Putrinya Kelas I MTs Bisa Belajar Online
Peristiwa
8 jam yang lalu
Memilukan, Buruh Tani Terpaksa Curi HP Agar Putrinya Kelas I MTs Bisa Belajar Online
6
Daripada Ribut, Abdul Fikri Faqih: Alihkan Anggaran POP Untuk Internet Gratis
GoNews Group
10 jam yang lalu
Daripada Ribut, Abdul Fikri Faqih: Alihkan Anggaran POP Untuk Internet Gratis
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Zakir Naik Tuduh 4 Pejabat Malaysia Memfitnah, Pernyataannya Dipelintir

Zakir Naik Tuduh 4 Pejabat Malaysia Memfitnah, Pernyataannya Dipelintir
Zakir Naik (pakai peci putih. (merdeka.com)
Selasa, 20 Agustus 2019 18:13 WIB
KUALA LUMPUR - Ulama asal India Dr Zakir Naik menuduh empat pejabat Malaysia telah memfitnah dirinya dengan cara memelintir pernyataannya.

Zakir Naik menuntut keempat pejabat itu meminta maaf kepada dirinya dan membayar sejumlah uang penyelesaian untuk menghindari tuntutan hukum. Pendakwah terkenal tersebut hanya memberikan waktu 48 jam, seperti dikutip dari laman The Star, Selasa (20/8).

Surat tuntutan Zakir Naik itu telah dilayani firma hukum Akberdin & Co pada Senin kemarin.

Zakir Naik mengklaim para pejabat Negeri Jiran itu telah memelintir pernyataannya. Yakni, pengutipan sebagian ''di luar konteks'' terkait kalimatnya yang disampaikan di sebuah pidato di Kelantan pada 8 Agustus, kata sang ustaz kelahiran India itu.

Sementara itu, keempat pejabat telah mendapatkan pemberitahuan terkait tuntutan Zakir Naik. Mereka adalah Wakil Kepala Menteri II Penang Dr P. Ramasamy, anggota dewan Bagan Dalam Satees Muniandy, mantan duta besar Datuk Dennis Ignatius, dan MP Klang Charles Santiago.

Santiago dan Ignatius mengkonfirmasi, mereka telah menerima pemberitahuan pada Senin sore.

''Saya mempertahankan pernyataan saya dan tidak akan mengajukan permintaan maaf apa pun kepada Zakir Naik,'' kata Santiago.

''Saya menyambut tindakan ini untuk memungkinkan saya membenarkan dan membuktikan kepada pengadilan bahwa pidatonya di Kelantan sangat beracun, meradang dan dapat menyebabkan kerusuhan agama dan ras di masyarakat multikultural kami,'' katanya.

Pada hari Jumat, Menteri Sumber Daya Manusia M Kulasegaran juga menerima tuntutan serupa dari Zakir Naik. ***

Editor : hasan b
Sumber : merdeka.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www