Kapolsek Dikeroyok 20 Orang Bersenjata Tajam Saat Tangkap Bandar Narkoba

Kapolsek Dikeroyok 20 Orang Bersenjata Tajam Saat Tangkap Bandar Narkoba
Ilustrasi pengeroyokan. (lp6c)
Sabtu, 10 Agustus 2019 16:54 WIB
MEDAN - Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Patumbak AKP Ginanjar harus dilarikan ke rumah sakit Colombia Medan karena terluka akibat dikeroyok 20 orang bersenjata tajam.

Pengeroyokan itu terjadi saat AKP Ginanjar bersama jajarannya berusaha menangkap bandar narkoba.

Dikutip dari republika.co.id, Kasat Narkoba Polrestabes Medan AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo, Sabtu (10/8) menjelaskan, peristiwa pengeroyokan itu berawal saat Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar beserta jajaran gerebek kampung narkoba (GKN) di Jalan Karya Marindal I Gang Rukun.

Dalam GKN tersebut, polisi berhasil mengamankan 3 pengedar narkoba, yakni U (49), K (30) dan S (29). Setelah diamankan, ketiga tersangka diinterogasi oleh petugas dan didapatkan nama bandar besarnya. ''Mereka mengaku bahwa sabu yang dijual berasal dari bandar berinisial A,'' katanya.

Mendapat informasi itu, Ginanjar beserta anggota langsung melakukan pengembangan dan mencari rumah bandar besar berinisial A di kediamannya Jalan Marindal I Pasar IV Gang Keluarga, Kecamatan Patumbak.

Kemudian polisi melihat tersangka A sedang duduk di depan rumah. Mengetahui petugas akan melakukan penyergapan, tersangka A berusaha melarikan diri dengan cara kabur menuju jalan besar.

Petugas langsung melakukan pengejaran terhadap tersangka. Sesampainya di jalan besar, ternyata tersangka tidak sendirian. Ia dan sekitar 20 orang rekannya lantas melakukan pengeroyokan terhadap Ginanjar dan anggota Polsek Patumbak menggunakan senjata tajam.

''Kapolsek mendapat luka di wajah tepatnya pipi kiri, di bawah mata dan lengannya. Kemudian dilarikan oleh anggotanya ke RS Colombia guna mendapatkan perawatan medis,'' ujarnya.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

wwwwww