Wanita Lulusan IPB Ditemukan Tewas di Pinggir Sawah, Penuh Luka dan Nyaris Tanpa Busana

Wanita Lulusan IPB Ditemukan Tewas di Pinggir Sawah, Penuh Luka dan Nyaris Tanpa Busana
Ilustrasi jenazah. (int)
Selasa, 23 Juli 2019 09:24 WIB
SUKABUMI - Warga Kampung Bungbulang Selaeurih, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Jawa Barat, dihebohkan dengan penemuan jenazah berjenis kelamin perempuan di pinggir sawah.

Dikutip dari merdeka.com, jasad tersebut ternyata lulusan D III Institut Pertanian Bogor (IPB) berinisial AU.

''Keponakan saya ini informasinya hendak pulang dari Bogor ke rumahnya di Cianjur, setelah mendaftar untuk melanjutkan kuliah S1 di IPB. Namun, pada Minggu (21/7) malam kami kehilangan kontak tahu-tahu dapat kabar bahwa ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan,'' kata paman korban Gunalan, di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi, Selasa.

Menurutnya, sebelum hilang kontak keluarga dan rekan korban sempat berkomunikasi. AU, kata Gunalan, merasa ketakutan karena kendaraan umum yang dinaikinya dalam kondisi kosong dari arah Bogor menuju Cianjur.

Namun, setelah pukul 22.00 WIB pada Ahad (21/7) nomor handphone korban tidak bisa dihubungi lagi dan langsung hilang kontak. Karena tidak ada kabar, pihak keluarga langsung mencoba melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.

Senin (22/7) pagi sekitar pukul 06.30 WIB warga Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum digegerkan dengan penemuan mayat wanita yang nyaris tanpa busana di pinggir sawah di Kampung Bungbulang Selaeurih, Kelurahan Babakan, Kecamatan Cibeureum.

Temuan jenazah wanita ini juga sampai ke telinga keluarga korban. Bahkan hasil penelusuran posisi terakhir sinyal handphone milik alumni IPB ini berada di Sukabumi. Tentu semakin menguatkan kecurigaan keluarga korban untuk datang ke Sukabumi dan benar saja saat jasad wanita itu adalah AU.

''Kami curiga Amel diculik dan dirampok, kemudian jasadnya dibuang di Sukabumi dan mudah-mudahan Amel bukan korban perkosaan. Karena saat ditemukan barang miliknya hilang seperti handphone, laptop dan lainnya hanya tersisa uang Rp1.000,'' jelasnya.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro mengatakan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dan memang dari hasil autopsi dan visum et repertum oleh dokter forensik RSUD R Syamsudin SH, sebelum meninggal korban mengalami kekerasan fisik terlebih dahulu.

Hasil visum et refertum yang dilakukan tim dokter forensik RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi kepada jasad AU terungkap sebelum meninggal korban alami dahulu kekerasan fisik.

''Dari hasil visum ditemukan beberapa luka dan memar terutama di area wajah dan lengan yang diduga akibat kekerasan tumpul. Tapi tidak ada luka akibat senjata tajam,'' kata dokter forensik Nurul Aida Fatia.

Di kemaluan korban ada bercak darah, namun seperti darah menstruasi. Tetapi, pihaknya masih menunggu hasil laboratorium untuk diketahui apakah darahnya itu darah menstruasi atau bukan dan ada atau tidak kecurigaan perkosaan.

Menurutnya, kekerasan tumpul yang ada di wajah dan sekitar rahang korban terlihat seperti kekurangan oksigen. Namun belum diketahui apakah sebelum meninggal dibekap terlebih dahulu atau tidak. Nurul menuturkan kematian korban diperkirakan antara 12 hingga 18 jam jika ditarik ulur bukan dari sejak jasadnya ditemukan.

Untuk mengetahui penyebab lainnya apakah korban juga mengalami kekerasan seks sebelum meninggal masih menunggu hasil laboratorium yang diperkirakan selesai 2 X 24 jam atau sekitar Rabu (24/7).

''Yang jelas dari hasil pemeriksaan di wajah, rahang dan lengan ada kekerasan tumpul serta terkesan korban kekurangan oksigen sebelum meninggal dunia. Apakah nantinya ditemukan bukti lainnya kami masih menunggu hasil laboratorium,'' tambahnya.

Sementara, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo Condro mengatakan pihaknya sudah memeriksa beberapa saksi baik warga yang menemukan jasad korban maupun keluarga almarhum AU yang merupakan warga Kelurahan Sayang, Kecamatan/Kabupaten Cianjur.

Selain itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan anggota Polres lainnya untuk mengungkap kasus temuan jenazah wanita yang diduga menjadi korban pembunuhan.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Brigade Meo, Begini Kata Kabid Humas Polda NTT
GoSumbar.com Batal Jadi Paskibraka karena Digantikan Anak Bupati, Koko Bisa Hadir di Istana dan Bersalaman dengan Jokowi
GoSumbar.com Digagalkan Jadi Paskibraka Labuhanbatu, Koko Malah Jadi Petugas Upacara HUT RI di Jakarta dan Hadir di Istana
GoSumbar.com Setelah Gas Air Mata Ditembakkan ke Asrama, 43 Mahasiswa Papua Menyerah dan Diangkut ke Mapolrestabes Surabaya
GoSumbar.com Kapal Bermuatan 80 Penumpang Terbakar di Perairan Tapulaga, 7 Orang Tewas dan Puluhan Hilang
GoSumbar.com Veteran Duduk Paling Belakang Saat Upacara HUT RI di Istana Negara, Cucu Jenderal Sudirman Mengaku Sedih
GoSumbar.com 12 Prajurit TNI Dihadang Kelompok Bersenjata di Trans Wamena-Habema, 2 Tertembak
GoSumbar.com Diledek Gemuk Ketika Ingin Makan Es Krim, Gadis 14 Tahun Tusuk Pacarnya Hingga Tewas
GoSumbar.com Upacara HUT ke-74 RI di Pulau Reklamasi, Anies Baswedan: Ini Tanah Air Kita
GoSumbar.com Begini Penampakan Pesawat Bermuatan 233 Penumpang yang Mendarat Darurat di Ladang Jagung
GoSumbar.com Kawanan Burung Camar Tersedot Mesin, Pesawat Bermuatan 233 Penumpang Mendarat di Ladang Jagung
GoSumbar.com Gunakan Air Suci Pura Basuh Bokong, Bule Ceko Jalani Hukuman Adat di Ubud, Ini Penampakannya
GoSumbar.com Jokowi Ingatkan, Eksekutif dan Legislatif Tak Perlu Studi Banding, Semua Informasi Ada di Smartphone
GoSumbar.com Begini Posisi Gadis Remaja Inggris Saat Ditemukan Tim Pendaki Malaysia di Hutan, Seperti Orang Sedang . . . .
GoSumbar.com Gadis Remaja Inggris Ditemukan Tanpa Busana di Hutan Malaysia, Ini Penyebab Kematiannya Menurut Hasil Autopsi
GoSumbar.com Jokowi Imbau Mal Utamakan Jual Produk-produk Lokal
GoSumbar.com Terima Suap Rp1,8 M, 4 Pegawai Kemenkeu Rekayasa Pajak Perusahaan Diler Mobil Mewah
GoSumbar.com Waspadai Pencurian Mobil Gunakan Obat Perangsang, Begini Modusnya
wwwwww