Menlu AS Sebut Kezaliman China Terhadap Muslim Uighur Noda Abad Ini

Menlu AS Sebut Kezaliman China Terhadap Muslim Uighur Noda Abad Ini
Muslim Uighur. (republika.co.id)
Jum'at, 19 Juli 2019 07:50 WIB
WASHINGTON - Ketika Arab Saudi dan negara-negara Teluk mendukung kebijakan pemerintah China terhadap Muslim Uighur, Amerika Serikat (AS) justru menyebut penzaliman Muslim Uighur merupakan krisis hak asasi manusia terbesar dalam sejarah dunia kontemporer.

Dikutip dari republika.co.id, Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo di Washington, Kamis (18/7) waktu setempat menyebut Cina menjadi salah satu negara dengan krisis hak asasi manusia (HAM) di zaman ini. ''Itu benar-benar noda abad ini,'' kata Pompeo seperti dilansir dari VOA, Jumat (19/7).

Pompeo juga menuduh Pemerintah Cina mengintimidasi negara-negara di dunia agar tidak menghadiri konferensi yang digelar AS tersebut.

Ia mengatakan, AS telah mencatat negara-negara yang tunduk pada Cina. AS  menantang semua negara  untuk 'menemukan keberanian' membela Cina atas masalah Uighur tersebut.

Pada awal pekan ini, ia mengatakan Konferensi yang digelar selama tiga hari dan berakhir pada Kamis (18/7) itu akan dihadiri lebih dari 100 negara di dunia. Namun, Kementerian Luar Negeri AS menyebut target kehadiran konferensi itu tidak tercapai.

''Kami tahu pemerintah Cina memanggil negara-negara secara khusus untuk mencegah partisipasi,'' kata Pompeo.

Presiden AS Donald Trump pada hari yang sama juga memanggil 27 warga yang menjadi korban penganiayaan atas nama agama. Empat orang di antaranya berasal merupakan warga Muslim dari Uighur. Pertemuan tersebut juga menjadi bagian dari konferensi keagamaan yang digelar oleh Pemerintah AS.

Selain bertemu dengan warga Muslim Uighur, Trump juga bertemu dengan warga lintas agama asal Myanmar, Turki, Korea Utara, dan Iran. Dalam pertemuan sekitar 30 menit itu, para warga menceritakan bentuk-bentuk penganiayaan yang di alami.

Namun, secara spontan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina, Lu Kang, menegaskan bahwa Cina tidak pernah melakukan penganiayaan agama dan menjunjung tinggi kebebasan bergama sesuai hukum.

Lu Kang menilai, langkah Trump sarat akan campur tangan urusan internal Cina. Pemerintah Cina juga memandang AS menggunakan agama sebagai dalih untuk mencampuri urusan dalam negeri Cina.

''Kami menyesalkan dan sangat menentang itu. Kami mendesak AS untuk melihat kebijakan agama Cina dan kebebasan beragama secara adil,'' kata Lu Kang. ***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Arab Saudi dan Negara Teluk Dukung Kebijakan China Penjarakan 1,5 Juta Muslim Uighur dan Dilarang Shalat
GoSumbar.com Abaikan Permintaan China, Malaysia Bebaskan 11 Muslim Uighur dan Terbangkan ke Turki
GoSumbar.com Setelah Tahan 1 Juta Muslim Uighur, China Gelar Kampanye Anti Halal
GoSumbar.com Diduga Ini Sebabnya Pemimpin Negara di Dunia Biarkan China Tindas Muslim Uighur
GoSumbar.com Ustaz Abdul Somad Dilaporkan Brigade Meo, Begini Kata Kabid Humas Polda NTT
GoSumbar.com Batal Jadi Paskibraka karena Digantikan Anak Bupati, Koko Bisa Hadir di Istana dan Bersalaman dengan Jokowi
GoSumbar.com Digagalkan Jadi Paskibraka Labuhanbatu, Koko Malah Jadi Petugas Upacara HUT RI di Jakarta dan Hadir di Istana
GoSumbar.com Setelah Gas Air Mata Ditembakkan ke Asrama, 43 Mahasiswa Papua Menyerah dan Diangkut ke Mapolrestabes Surabaya
GoSumbar.com Kapal Bermuatan 80 Penumpang Terbakar di Perairan Tapulaga, 7 Orang Tewas dan Puluhan Hilang
GoSumbar.com Veteran Duduk Paling Belakang Saat Upacara HUT RI di Istana Negara, Cucu Jenderal Sudirman Mengaku Sedih
GoSumbar.com 12 Prajurit TNI Dihadang Kelompok Bersenjata di Trans Wamena-Habema, 2 Tertembak
GoSumbar.com Diledek Gemuk Ketika Ingin Makan Es Krim, Gadis 14 Tahun Tusuk Pacarnya Hingga Tewas
GoSumbar.com Upacara HUT ke-74 RI di Pulau Reklamasi, Anies Baswedan: Ini Tanah Air Kita
GoSumbar.com Begini Penampakan Pesawat Bermuatan 233 Penumpang yang Mendarat Darurat di Ladang Jagung
GoSumbar.com Kawanan Burung Camar Tersedot Mesin, Pesawat Bermuatan 233 Penumpang Mendarat di Ladang Jagung
GoSumbar.com Gunakan Air Suci Pura Basuh Bokong, Bule Ceko Jalani Hukuman Adat di Ubud, Ini Penampakannya
GoSumbar.com Jokowi Ingatkan, Eksekutif dan Legislatif Tak Perlu Studi Banding, Semua Informasi Ada di Smartphone
GoSumbar.com Begini Posisi Gadis Remaja Inggris Saat Ditemukan Tim Pendaki Malaysia di Hutan, Seperti Orang Sedang . . . .
wwwwww