Loading...
Home >  Artikel >  SerbaSerbi

Anak Guru Mengaji dari Solok Selatan Jadi Lulusan Terbaik Akpol 2019

Anak Guru Mengaji dari Solok Selatan Jadi Lulusan Terbaik Akpol 2019
Ipda M Idris, lulusan terbaik Akpol tahun 2019. (lp6c)
Rabu, 17 Juli 2019 07:13 WIB
JAKARTA - Ipda M Idris tak menyangka bakal menjadi lulusan terbaik Akademi Kepolisiaan (Akpol) tahun 2019. Taruna kelahiran Solok Selatan, 8 Juli 1996 itu berhasil meraih indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,54.

Idris juga mendapat empat penghargaan, yaitu Adhi Makayasa, Ati Tanggon Emas, Ati Trengginas Perak, dan Ati Tangkas Perak.

Prestasi yang diraih M Idris sungguh mengagumkan. Apa lagi mengingat ayahnya hanyalah petani dan guru mengaji.

Dikutip dari liputan6.com, senyum merekah terlihat di wajahnya saat ditanya terkait perasaannya menjadi lulusan terbaik Akpol tahun 2019, mengalahkan 305 perwira di Akpol. Idris mengatakan, penghargaan yang diberikan kepadanya merupakan sebuah amanah.

''Tentunya perasaan saya ketika menjadi yang terbaik di akademi kepolisian bangga, terharu senang dan menurut saya ini juga sebuah amanah agar bisa menjadi awal untuk lebih baik ke depannya,'' ujar Idris di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Idris mengaku penghargaan yang diraihnya tak lepas dari dukungan keluarga, khususnya sang ayah yang selalu mendoakan dirinya.

Tinggal di perantauan, tentunya membuat Idris rindu masakan khas Padang, Sumatera Barat. Sang ayah pun kerap membuatkannya masakan Padang, setiap Idris berlibur ke kampung halaman. Sang ayah juga selalu memberikan dukungan dan motivasi serta mengingatkan jangan meninggalkan shalat.

''Motivasi-motivasi beliau ketika Idris pesiar pun pada saat telepon beliau selalu bilang "tetap berdoa nak, jangan tinggalkan ibadah,''' ucap Idris.

Di mata Idris, sang ayah adalah sosok yang menginspirasi dan membuatnya berjuang sekuat tenaga meraih cita-citanya. Ayah pula yang menjadi alasan Idris untuk menjadi polisi.

''Menjadi inspirasi saya adalah ketika ayah melihat orang berseragam membuat beliau senang. kemudian dari kecil Idris juga mau jadi seorang polisi, walaupun pada saat Mts (Madrasah Tsanawiyah/SMP)- SMA berubah-berubah. Tapi Alhamdulillah kakak juga menguatkan untuk menjadi seorang polisi," jelas Idris.

Dia sangat bersyukur dapat membawa sang ayah bertemu dan bersalaman dengan Presiden Jokowi. Padahal tak pernah dibayangkannya sebelumnya.

''Luar biasa, dan salah satu cita-cita dari Idris adalah bagaimana caranya ayah bisa pergi ke Istana dan bersalaman dengan presiden RI. Alhamdulillah tercapai,'' pungkasnya.

Dilantik Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik 781 perwira TNI dan Polri angkatan 2019. Mereka, di antaranya 259 Akademi Militer, 117 perwira Angkatan Laut, 99 perwira Angkatan Udara, dan 306 perwira Polri.

Pelantikan para perwira TNI berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 53/TNI/2019 tentang Pengangkatan Taruna-Taruni Akademi TNI menjadi Perwira TNI.

Sementara, bagi para perwira Polri berdasarkan Keppres Nomor 54/Polri/2019 tentang Pengangkatan Taruna-Taruni Kepolisian Menjadi Perwira Kepolisian. ***

Editor : hasan b
Sumber : liputan6.com
Kategori : SerbaSerbi

Loading...
www www