Lagi Tidur, Bapak Ini Ditebas Anak Kandungnya Pakai Kapak Hingga Lehernya Putus

Lagi Tidur, Bapak Ini Ditebas Anak Kandungnya Pakai Kapak Hingga Lehernya Putus
HH, pelaku yang memenggal kepala ayah kandungnya diperiksa di Mapolres Nias, Kota Gunungsitoli, Sumut.(Foto/Ist)
Minggu, 07 Juli 2019 01:23 WIB
GUNUNGSITOLI - Hepriaman Harefa (HH) alias Boi (29) mengejutkan warga Desa Madula, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara (Sumut). Pasalnya, ia dengan sadis menebas leher ayah kandungnya Arofona Harefa alias Arman (64) dengan kapak hingga putus.

Menurut istri korban Nurzanah Harefa (63), kronologi kejadian berawal saat suaminya sedang tidur di kamar, Jumat (5/7/2019). Sekitar pukul 18.30 WIB, anak ketiganya itu sempat mengeluh kepadanya bahwa kepalanya pusing sekitar pukul 18.30 WIB.

Nurzanah lalu menawarkan untuk memijat kepala putranya yang pusing. Namun, pelaku menolak. Dia justru meminta sang ibu berdoa untuknya agar penyakitnya sembuh. Setelah itu, dia pamit masuk ke kamar.

Tidak lama kemudian, Nurzanah akan ke dapur untuk mengambil sapu. Tiba-tiba, pelaku mencegatnya di pintu dapur. Dia melarang ibunya masuk. Karena tetap dilarang ke dapur, Nurzanah dan putranya sempat saling dorong.

Nurzanah akhirnya bisa masuk ke dapur setelah mendorong Hepriaman. Saat itulah, dia sempat melihat suaminya yang sebelumnya sedang tidur di kamar, bersimbah darah. Dia melihat kepala suaminya sudah terpisah dari lehernya dan berada di bagian kaki.

Karena panik dan syok, Nurzanah spontan berteriak. Dia memanggil tetangga dan memberitahu bahwa anaknya telah membunuh ayahnya. Tetangga korban kemudian mendatangi rumah korban dan melihat korban sudah tewas dengan kepala yang terpisah dari badan.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Dalam waktu tidak lama, polisi datang ke lokasi dan menangkap pelaku saat berdiri di jalan, tepat di depan rumah korban.

Sementara Kepala Desa Madula, Exsodius Lalaziduhu Harefa mengatakan, sebelum kejadian pelaku dan korban memang sempat bertengkar. Korban kemudian masuk ke kamar untuk berbaring di tempat tidur. Tidak lama kemudian, pelaku menyusul korban masuk ke dalam kamar.

“Pelaku masuk ke dalam kamar ayahnya sambil membawa senjata tajam dan menebas leher ayahnya yang sedang berbaring di tempat tidur,” katanya.

Akibat dibacok pelaku, korban tewas dengan kondisi kepala terpisah dari badan. “Saat kejadian, keluarga lainnya yang tinggal di rumah tersebut sedang berada luar sehingga hanya pelaku dan korban yang ada di rumah,” katanya.

Wakapolres Nias Kompol Elizama Zalukhu mengatakan, selama ini hubungan antara pelaku dan ayahnya tidak harmonis. Pelaku yang selama ini sudah kesal pada ayahnya kemudian membunuhnya. Dia menebas leher ayahnya hingga putus menggunakan kapak, saat sedang tidur di kamar. Namun, pelaku juga diduga mengalami gangguan jiwa.

“Motifnya untuk sementara karena anak dan ayahnya tidak harmonis. Korban ini sudah tua sehingga mungkin mulai pikun. Sementara pelaku mungkin sering kesal dan akhirnya terjadilah pembunuhan itu,” kata Elizama. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:sindonews.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Babi Hutan Berjalan di Atap Rumah Hebohkan Warga Banjarnegara, Begini Penampakannya
GoSumbar.com Ketahuan Hamil 4 Pekan, Ketua Rombongan 7 Kloter 38 Dipulangkan
GoSumbar.com Mini Bus Bermuatan 25 Penumpang Terjun ke Jurang di Jalan Lintas Sumatera, 4 Tewas
GoSumbar.com Cegah Penumpang KM Tidar Bunuh Diri, Kepala Stasiun Radio Pantai Tercebur ke Laut dan Hilang
GoSumbar.com Kapolri Ungkap 400 Kombes Berebut Jadi Brigjen, Banyak yang Cari Dukungan dan Keluarkan Uang
GoSumbar.com Sempat Terbang dan Kembali ke Embarkasi, Pesawat Garuda Pengangkut Jamaah Haji Delay 11 Jam
GoSumbar.com Pemerintah Alokasikan Rp10 Triliun untuk Tunjangan Pengangguran
GoSumbar.com Korban Salah Tangkap, Disiksa, Dipaksa Mengaku Membunuh dan Dipenjara 3 Tahun, 4 Pengamen Tuntut Ganti Rugi
GoSumbar.com Setelah Kisah Pilunya Tinggal di Toilet Sekolah Diberitakan Media, Bantuan Mengalir kepada Guru Honor Nining
GoSumbar.com Arab Saudi dan Negara Teluk Dukung Kebijakan China Penjarakan 1,5 Juta Muslim Uighur dan Dilarang Shalat
GoSumbar.com Pembangunan Ibukota Baru di Kalimantan akan Dimulai, Ini Persiapannya
GoSumbar.com Bali Pernah Diterjang Tsunami yang Merenggut Ribuan Jiwa
GoSumbar.com Ribuan Ikan Terdampar di Pantai Sebelum Gempa M 6,0 Guncang Bali, Begini Penjelasan BMKG
GoSumbar.com Anak Guru Mengaji dari Solok Selatan Jadi Lulusan Terbaik Akpol 2019
GoSumbar.com Usai Bertemu Prabowo, Amien Rais: Sampai Sekarang Pun Alhamdulillah Masih Istiqomah
GoSumbar.com Konsumsi Rokok Penduduk Miskin Indonesia Terbesar Kedua, Kalahkan Telur dan Daging Ayam
GoSumbar.com Hasil Kajian KPK, 40 Persen Sektor Industri Kelapa Sawit Tak Patuh Bayar Pajak
GoSumbar.com Kata Pengamat, Penumpang Berhak Ambil Gambar dalam Pesawat karena Sudah Bayar Tiket dan Demi Keselamatan
wwwwww