Miftahul Akui Minta ke Sekjen KONI 'Uang Kopi' untuk 2 Anak Menpora Imam Nahrawi

Miftahul Akui Minta ke Sekjen KONI Uang Kopi untuk 2 Anak Menpora Imam Nahrawi
Miftahul Ulum diwawancarai wartawan usai diperiksa KPK. (detik.com)
Kamis, 04 Juli 2019 21:44 WIB
JAKARTA - Asisten pribadi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Miftahul Ulum, mengakui meminta 'uang kopi' untuk dua anak Menpora Imam Nahrawi, kepada Sekretaris Jenderal (Sekjen) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Ending Fuad Hamidy.

Dikutip dari merdeka.com, Miftahul sempat berbelit-belit ketika ditanya jaksa terkait dana yang diterimanya dari pihak KONI.

Jaksa Ronald Worotikan mengonfirmasi pertemuan Miftahul dengan Ending di Plaza Senayan. Dalam pertemuan itu terjadi pemberian uang oleh Ending. Miftahul mengakui, penerimaan uang itu hanya sekadar 'uang kopi'.

''Saya minta uang kopi,'' ujar Miftahul saat memberi keterangan sebagai saksi atas terdakwa Mulyana di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (4/7).

''Dikasih?'' tanya jaksa.

''Dikasih Rp2 juta,'' jawab Miftahul.

Pria yang sudah bekerja bersama Imam sejak tahun 2014 itu juga berbelit saat jaksa menanyakan, bersama siapa Miftahul bertemu dengan Ending. Miftahul menjawab, bersama adik.

Dicecar jaksa soal status hubungan adik, Miftahul kembali berkilah, itu bukan adiknya, hanya sekadar 'ade-adean'. Namun akhirnya dia menyebut 'adik' bernama Ifat dan Diki itu adalah anak dari Imam Nahrawi.

''Tadi anda bilang adik anda,'' cecar jaksa mengonfrontir pernyataan Miftahul sebelumnya.

''Anaknya Pak Menteri,'' jawab Miftahul.

Miftahul menambahkan 'uang kopi' dari Ending kemudian dia bagi kepada Ifat dan Diki. Miftahul menegaskan keikutsertaan dua orang yang dianggap Ulum adik itu, tanpa sepengetahuan Imam.

Diketahui, Mulyana, Deputi IV bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, saat ini duduk sebagai terdakwa. Ia didakwa jaksa menerima suap berupa 1 unit Fortuner, uang dengan total Rp400 juta, san satu unit ponsel Samsung. Penerimaan suap sebagai pemulus mempercepat proses persetujuan dan pencairan Bantuan Dana Hibah yang diajukan oleh KONI Pusat kepada Kemenpora Tahun Kegiatan 2018.

Atas perbuatannya itu, Mulyana didakwa telah melanggar Pasal 12 huruf a dan atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. ***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:SerbaSerbi

GoSumbar.com Babi Hutan Berjalan di Atap Rumah Hebohkan Warga Banjarnegara, Begini Penampakannya
GoSumbar.com Ketahuan Hamil 4 Pekan, Ketua Rombongan 7 Kloter 38 Dipulangkan
GoSumbar.com Mini Bus Bermuatan 25 Penumpang Terjun ke Jurang di Jalan Lintas Sumatera, 4 Tewas
GoSumbar.com Cegah Penumpang KM Tidar Bunuh Diri, Kepala Stasiun Radio Pantai Tercebur ke Laut dan Hilang
GoSumbar.com Kapolri Ungkap 400 Kombes Berebut Jadi Brigjen, Banyak yang Cari Dukungan dan Keluarkan Uang
GoSumbar.com Sempat Terbang dan Kembali ke Embarkasi, Pesawat Garuda Pengangkut Jamaah Haji Delay 11 Jam
GoSumbar.com Pemerintah Alokasikan Rp10 Triliun untuk Tunjangan Pengangguran
GoSumbar.com Korban Salah Tangkap, Disiksa, Dipaksa Mengaku Membunuh dan Dipenjara 3 Tahun, 4 Pengamen Tuntut Ganti Rugi
GoSumbar.com Setelah Kisah Pilunya Tinggal di Toilet Sekolah Diberitakan Media, Bantuan Mengalir kepada Guru Honor Nining
GoSumbar.com Arab Saudi dan Negara Teluk Dukung Kebijakan China Penjarakan 1,5 Juta Muslim Uighur dan Dilarang Shalat
GoSumbar.com Pembangunan Ibukota Baru di Kalimantan akan Dimulai, Ini Persiapannya
GoSumbar.com Bali Pernah Diterjang Tsunami yang Merenggut Ribuan Jiwa
GoSumbar.com Ribuan Ikan Terdampar di Pantai Sebelum Gempa M 6,0 Guncang Bali, Begini Penjelasan BMKG
GoSumbar.com Anak Guru Mengaji dari Solok Selatan Jadi Lulusan Terbaik Akpol 2019
GoSumbar.com Usai Bertemu Prabowo, Amien Rais: Sampai Sekarang Pun Alhamdulillah Masih Istiqomah
GoSumbar.com Konsumsi Rokok Penduduk Miskin Indonesia Terbesar Kedua, Kalahkan Telur dan Daging Ayam
GoSumbar.com Hasil Kajian KPK, 40 Persen Sektor Industri Kelapa Sawit Tak Patuh Bayar Pajak
GoSumbar.com Kata Pengamat, Penumpang Berhak Ambil Gambar dalam Pesawat karena Sudah Bayar Tiket dan Demi Keselamatan
wwwwww