Ini Alasan Penumpang Serang Sopir Bus Safari Hingga Sebabkan Tabrakan Beruntun yang Tewaskan 12 Orang

Ini Alasan Penumpang Serang Sopir Bus Safari Hingga Sebabkan Tabrakan Beruntun yang Tewaskan 12 Orang
Suasana di lokasi kecelakaan beruntun di KM 150 Tol Cipali. (Polres Majalengka/kumparan)
Senin, 17 Juni 2019 11:57 WIB
CIREBON - Kecelakaan beruntun di Tol Cipali, Senin dini hari, yang menewaskan 12 orang bermula dari aksi penyerangan yang dilakukan penumpag terhadap sopir bus Safari Darma Raya.

Dikutip dari tribunnews.com, penumpang yang menyerang sopir bus tersebut bernama Amsor (29).

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi mengatakakan, polisi telah melakukan pemeriksaan awal kepada Amsor. Amsor mengaku menyerang sopir karena meyakini sopir dan kondektur bus ingin menyerangnya.

''Dari pengakuannya itu, sopir dan kenek bus ingin membunuhnya,'' ujar Irjen Pol Rudy Sufahriadi saat ditemui di RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon, Senin (17/6/2019) siang.

Ia mengatakan, niatan itu diketahui Amsor dari perbincangan telepon sopir dan kondektur bus.

Usai mendengar perbincangan lewat telepon itu Amsor langsung menyerang sopir bus. Bahkan, Amsor juga berusaha mengambil alih kemudi bus yang tengah melaju dari arah Jakarta ke Jawa Tengah itu.

''Diduga akibat perebutan kemudi itu bus akhirnya menerobos ke jalur kendaraan dari arah Jateng menuju Jakarta,'' ujar Irjen Pol Rudy Sufahriadi.

Ia menambahkan, bus pun langsung menghantam kendaraan lainnya hingga mengakibatkan 12 orang meninggal dunia.

Tabrakan Beruntun

Sebelumnya diberitakan, empat mobil terlibat tabrakan beruntun di Tol Cipali KM 150, di wilayah Majalengka, Jawa Barat, Senin (17/6) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB.

Dikutip dari kumparan.com, kecelakaan itu menyebabkan 12 orang tewas dan 12 lainnya terluka.

''Kecelakaan lalu lintas berupa tabrakan beruntun di wilayah Majalengka KM 150+900 Jalur B Tol Cipali. 12 meninggal, 2 orang luka berat dan 10 luka ringan,'' kata Kapolres Majalengka AKBP Mariyono dalam keterangan tertulis, Senin (17/5).

Empat kendaraan yang terlibat kecelakaan itu adalah bus Safari bernomor polisi H 1469 CB, mobil Xpander B 8137 PI, mobil Innova B 168 DIL dan sebuah truk bernomor polisi R 1436 ZA.

Mariyono menyebutkan dugaan awal kecelakaan terjadi karena sopir bus mengantuk. Bus itu sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Cirebon

''Bus di jalur A, diduga pengemudi mengantuk atau kurang antisipasi sehingga kendaraan bus masuk median menyeberang ke jalur B, selanjutnya bus tersebut menabrak kendaraan Innova, menabrak kendaraan Xpander dan kendaraan truk yang sedang melaju di jalur B,'' paparnya.

Korban meninggal dibawa ke RS Cideres, Majalengka, dan sebagian di RS Mitra Plumbon Cirebon. Korban terdiri dari 11 laki-laki dan 1 perempuan.

Menurut Mariyono, akibat kecelakaan itu lalu lintas arah ke Jakarta sempat tersendat.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi

wwwwww