Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tenaga Medis Disebut Lari Takut Corona, Mogok lalu Dipecat
GoNews Group
15 jam yang lalu
Tenaga Medis Disebut Lari Takut Corona, Mogok lalu Dipecat
2
Pembobol 11 Mesin ATM Dihadiahi Timah Panas
GoNews Group
14 jam yang lalu
Pembobol 11 Mesin ATM Dihadiahi Timah Panas
3
Tenaga Medis Covid-19 di Papua Tewas Dibedil
GoNews Group
15 jam yang lalu
Tenaga Medis Covid-19 di Papua Tewas Dibedil
4
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
Politik
4 jam yang lalu
Rakyat Menjerit, Misharti Desak Jokowi Tarik Perpres 64/2020
5
Bak 'Kuburan', Hari Pertama Lebaran, Objek Wisata TMII Lengang
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Bak Kuburan, Hari Pertama Lebaran, Objek Wisata TMII Lengang
Loading...
Home >  Artikel >  Ragam

Tiga Guru di Serang Cabuli 3 Siswi dalam Lab Komputer Secara Bersamaan

Tiga Guru di Serang Cabuli 3 Siswi dalam Lab Komputer Secara Bersamaan
Ilustrasi korban pencabulan. (int)
Jum'at, 14 Juni 2019 09:23 WIB
SERANG - Tiga orang guru sekolah menengah di wilayah Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten, dilaporkan ke ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Serang karena diduga menyetubuhi tiga siswinya.

Dikutip dari poskotanews.com, perbuatan bejat itu dilakukan ketiganya di Ruang Labolatorium (Lab) sekolah, pada 15 Maret 2019 sekitar pukul 10.00 atau di waktu jam istirahat sekolah.

Diperoleh keterangan, ketiga oknum guru itu berinisial MO, AD dan SA. Awalnya, ketiga korban masuk ke dalam ruangan labolatorium komputer. Di laboratorium itu ternyata ketiga oknum guru tersebut sudah ada.

Sebelum melakukan persetubuhan dengan anak di bawah umur, ketiga guru itu berpura-pura membahas persoalan mata pelajaran. Namun setelah beberapa menit berbincang, satu murid diajak oleh AD mencari posisi untuk melakukan persetubuhan.

Begitu pula dengan korban lain, bersama dengan SA mencari tempat melakukan hubungan seksual di dalam lab komputer.

Sementara, satu korban sempat menolak ajakan MO, namun MO memaksa korban dengan cara menarik tangan korban dan memaksa membuka pakaian dalamnya hingga terjadi persetubuhan.

Setelah kejadian itu, korban melarikan diri kabur dari dalam Lab Komputer. Setelah beberapa bulan terjadi, kasus pemerkosaan itu kemudian diketahui orangtuanya. Selanjutnya pada 11 Juni 2019, orangtua korban melapor ke Unit PPA Polres Serang.

Kasatreskrim Polres Serang AKP David Chandra Babega membenarkan adanya laporan kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru terhadap siswinya. Kasus tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

''Iya betul, nanti konfirmasi ke Kanitnya saja,'' katanya singkat kepada wartawan melalui pesan WhatsApp.***

Editor : hasan b
Sumber : poskotanews.com
Kategori : Ragam

Loading...
www www