Loading...    
           

Gadaikan Istri Rp250 Juta, Hori Gunakan Uangnya Bermain Judi

Gadaikan Istri Rp250 Juta, Hori Gunakan Uangnya Bermain Judi
Hori, tersangka pembacokan dan si suami gadaikan istri sendiri saat diinterogasi oleh Kapolres Lumajang AKBP M Arsal Sahban, Kamis (13/6). (tribunnews)
Jum'at, 14 Juni 2019 11:39 WIB
LUMAJANG - Fakta yang terungkap dari kasus suami menggadaikan istri Rp250 juta yang berujung aksi pembunuhan salah sasaran di Lumajang, Jawa Timur, semakin mencengangkan.

Dikutip dari tribunnews.com, Kapolres Lumajang, AKBP M Arsal Sahban, menyampaikan informasi terbaru kepada TribunJatim.com tentang sosok Hori yang tega menggadaikan istrinya, R (35) senilai Rp250 juta kepada Hartono (40), warga Desa Sombo, Kecamatan Gucialit, Lumajang.

Hori, warga Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang, diberitakan telah membunuh Toha (34) warga Desa Sombo Kecamatan Gucialit, Lumajang, Selasa (11/6/2019) malam.

Ternyata Hori salah membunuh orang, ia mengira Toha adalah Hartono yang tidak mau mengembalikan istrinya yang digadaikan.

Sebelumnya, AKBP M Arsal Sahban menyebut kasus ini menggambarkan telah terjadi degradasi moral karena seorang suami tega menggadaikan istrinya demi uang Rp250 juta.

Bagaimana sosok Hori sebenarnya? AKBP M Arsal Sahban mengungkapkan informasi yang didapatnya dari lapangan bahwa Hori bukan pria yang baik perangainya.

''Dari informasi yang saya dapat, Hori bilang uang Rp250 juta itu semula untuk usaha. Tetapi ternyata untuk judi dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Soal ini akan kami dalami lagi,'' kata AKBP M Arsal Sahban, Jumat (14/6/2019).

Ditanya apakah ada kemungkinan, justru R, istri Hori, yang tidak mau kembali kepada Hori karena perangainya buruk, AKBP M Arsal Sahban menjawab secara normatif. ''Itu juga yang akan kami cari tahu. Karena itu hari ini kami panggil Hartono dan R agar semua menjadi jelas,'' kata AKBP M Arsal Sahban.

Seperti diberitakan, Hori (43) warga Desa Jenggrong Kecamatan Ranuyoso, Lumajang, membacok M Toha (34) warga Desa Sombo Kecamatan Gucialit, Lumajang, Selasa (11/6/2019) malam. Toha tewas akibat bacokan itu.

Namun setelah membacok, Hori baru mengetahui jika dia salah sasaran. Dia berencana membunuh Hartono (40), tetangga Toha. Sebab Hartono tidak mau mengembalikan istri Hori yang dijadikannya jaminan utang.

Sekitar setahun lalu, Hori meminjam uang sebesar Rp250 juta kepada Hartono dengan jaminan sang istri.

Sebelum pembacokan itu, Hori berniat menebus istrinya dengan memberikan sebidang tanah, tetapi Hartono menolaknya. Dia menginginkan utang uang dikembalikan dalam bentuk uang.

Karena kecewa, Hori berniat membunuh Hartono. Sialya, malah orang lain yang dia bacok akibat kemiripan tubuh dan minimnya penerangan jalan desa setempat.

''Terlepas dari kasus pembunuhan tersebut, ini benar-benar membuat saya kaget. Ini baru pertama saya tahu sejak saya bertugas di Lumajang ada suami yang tega menjadikan istrinya sebagai jaminan utang. Akal sehatnya di mana. Masa istri sendiri dianggap sebagai barang yang bisa dipindah tangankan begitu saja,'' ujar AKBP M Arsal Sahban, Kamis (13/6/2019).

Untuk menguak masalah tersebut, AKBP M Arsal Sahban berjanji akan memanggil semua pihak yang ada kaitannya dengan kasus ini.

Polisi sudah menangkap Hori dan meminta keterangan darinya.

Pihak lain yang akan dipanggil adalah istri Hori dan juga penerima gadai, Hartono. ''Semuanya akan kami panggil. Saya benar-benar ingin mengetahui bagaimana persoalan ini bisa terjadi. Ini soal moral, soal etika, masalah sosial, bukan sekadar masalah pembunuhan atau pinjam meminjam uang. Dan kejadian semacam ini tidak boleh terjadi lagi di Lumajang,'' ungkapnya.***

Editor:hasan b
Sumber:tribunnews.com
Kategori:SerbaSerbi

Loading...
GoSumbar.com Kasus Suami Gadaikan Istri Rp250 Juta, Lasmi Ternyata Bukan Istri Sah Hori, Pelaku Juga Pernah Jual Anaknya Rp500 Ribu
GoSumbar.com Suami di Lumajang Gadaikan Istri Rp250 Juta, Begini Jadinya Setelah Satu Tahun
GoSumbar.com Gadaikan Istri Rp250 Juta, Hori Nekat Membunuh Setelah Gagal Menebusnya, Ternyata Salah Sasaran
GoSumbar.com Bawa Durian Rp3,2 Miliar, Wanita Berusia 34 Tahun Ditahan Petugas Bandara Subang
GoSumbar.com Sedan dan Fuso Tabrakan di Trans Sumatera, 4 Orang Tewas
GoSumbar.com Menolak Diajak Berhubungan Intim di Lahan Kosong, Gadis Ini Nyaris Tewas Dianiaya Pacar
GoSumbar.com Ini Formasi dan Jadwal Lengkap Seleksi Hingga Penetapan CPNS 2019
GoSumbar.com Remaja Ini Nafkahi dan Rawat 3 Adiknya Sendirian Setelah Kehilangan Ayah dan Ibu karena Digigit Ular
GoSumbar.com Bom Meledak dalam Masjid Saat Ratusan Muslim Shalat Jumat, 29 Orang Wafat dan 100 Terluka
GoSumbar.com Laporan Unicef, 24,4 Juta Anak di Indonesia Derita Kurang Gizi karena Konsumsi Mi Instan
GoSumbar.com Temuan Komnas HAM, Korban Tewas Kerusuhan Wamena 43 Orang, 10 Tak Tercatat Polisi
GoSumbar.com Rahimnya Ditarik Dokter karena Disangka Plasenta, Ibu Muda Kehilangan Nyawa Saat Melahirkan
GoSumbar.com Artis Vicky Nitinegoro Dilepas, Tapi Temannya Ditahan, Begini Penjelasan Polisi
GoSumbar.com Wanita Ini Meninggal 2 Kali di Rumah Sakit Berbeda pada Hari yang Sama, Begini Ceritanya
GoSumbar.com Tak Terbukti Konsumsi Narkoba, Pesinetron Vicky Nitinegoro Dibebaskan Polisi
GoSumbar.com Kumalasari Ditemukan dalam Karung, Diduga Diperkosa Sebelum Dibunuh, Ini Tandanya
GoSumbar.com Usai Tusuk Istrinya Hingga Tewas di Jalan Raya, Rudiantoro Tertawa-tawa Sambil Ucapkan Ini
GoSumbar.com Celengan Anak Kapolres Pangkalpinang dan Uang Zakat Turut Disikat Briptu RA
wwwwww